Highlight:

4 Alasan saya memilih GoodNovel

SEJAK akhir 2020 lalu saya mulai menekuni satu dunia baru. Dunia yang sebetulnya tidak jauh-jauh dari kemampuan saya selama ini, yakni menulis novel online. Pilih punya pilih, akhirnya saya memutuskan fokus pada satu paltform: GoodNovel. Dan berikut alasan saya memilih GoodNovel.

Novel online sedang menjadi tren saat ini. Entah berapa banyak platform baru yang terus bermunculan. Melengkapi deretan platform lawas yang sudah lebih dulu eksis. Sebut saja …

Enggg … nggak jadi ding.

Dari sekian banyak platform novel online, satu yang berhasil mencuri hati dan kemudian membuat saya nyaman bersamanya adalah GoodNovel. Ini platform besutan sebuah perusahaan Singapura, Singapore New Reading Technology Pte. Ltd.

Perusahaan tersebut masih baru berdiri. Kalau mengutip dari dari laman companies.sg ini, Singapore New Reading Technology Pte. Ltd. mulai beroperasi pada 26 December 2019. Jadi saat saya tulisan ini dipublikasikan usianya baru 1,6 tahun.

Apa yang membuat saya tertarik dan lantas merasa nyaman di GoodNovel?

Setidaknya ada empat alasan yang membuat saya pada akhirnya memilih fokus pada GoodNovel tahun ini. Yuk, kita bahas bersama-sama.

Ada Editor

Di sinilah akhirnya saya benar-benar menemukan yang namanya editor. Bukan cuma seseorang yang diberi jabatan dengan sebutan editor. Tapi editor yang benar-benar menjalankan tugas dan peran sebagai editor. Yakni menyunting naskah agar layak publikasi.

Pernah membaca novel online popular di sebuah platform tapi PUEBI-nya kacau? Itu kemungkinan karena editor di platform bersangkutan lebih sibuk memantau data pembaca ketimbang konten novel.

Di GoodNovel, calon penulis baru diminta menyetor minimal 5.000 kata saat mengajukan kontrak. Kira-kira sejumlah 5-10 bab, tergantung per bab sepanjang berapa kata. Calon novel baru ini akan diperiksa terlebih dahulu oleh editor.

Jika naskah tersebut PUEBI-nya masih parah, dijamin tidak bakal diloloskan. Editor akan mengembalikannya untuk diperbaiki terlebih dahulu. Tidak peduli sebagus apa pun ceritanya, kalau PUEBI jeblok tidak akan dikontrak.

Lalu bagi sudah dikontrak, editor GoodNovel bakal secara berkala memantau novel baru tersebut. Mengintip bab-bab selanjutnya. Kalau diketahui semakin ke belakang semakin menurun kualitasnya, baik PUEBI maupun alur cerita, editor punya hak untuk memutus kontrak secara sepihak.

Kesimpulannya, keberadaan editor yang benar-benar berfungsi sebagai editor membuat kualitas novel di GoodNovel terjaga. Baik secara kerapihan tulisan, gaya penyampaian, juga alur cerita. Ini sama-sama hal positif bagi penulis maupun pembaca.

Oya, tim editor ini terdiri dari beberapa posisi. Termasuk di dalamnya Acquisition Editor (AE) yang bertugas mencari penulis baru dan menyaring naskah berkualitas.

Bebas Update

Penulis tidak perlu berlomba-lomba update bab sebanyak-banyaknya setiap hari. Bahkan penulis dapat memilih, pada saat mengajukan kontrak, mau update seberapa sering? Pilihannya minimal 3 bab sepekan, minimal 8 bab sepekan, dan seterusnya.

Tidak seperti di beberapa platform, di mana penulis harus update minimal sebanyak 50.000-60.000 kata sebulan. Kalau kurang dari itu tidak mendapat bayaran apa-apa. Kalaupun jumlah itu terpenuhi, rasa-rasanya kompensasinya kok kurang manusiawi ya?

Di GoodNovel ada sih kontrak yang mengharuskan penulis update minimal 50.000 kata dalam 25 hari. Tapi si penulis yang terikat dalam kontrak begini mendapat bayaran tetap. Besarannya $150 per bulan. Sepadan antara apa yang dikerjakan penulis dengan apa yang diberikan platform.

Kita bahas soal kontrak GoodNovel pada lain kesempatan ya. Sekarang kembali ke soal update bab.

Di GoodNovel, panjang bab tidak harus 1.000 kata. Platform mengijinkan penulis untuk membuat bab ringkas sependek minimal 500 kata. Ini panjang ideal, karena membuat pembaca tidak terlalu kelelahan menyantap bab demi bab dalam cerita kita.

Dalam pandangan saya, menulis di GoodNovel tidak membuat penulis seolah-olah menjadi budak platform. Penulis bisa update santai, sambil menjalani aktivitas lain dengan santai pula. Tidak dikejar-kejar target harus ini dan itu yang dapat memengaruhi pendapatan novelnya.

Karena tidak harus banyak-banyakan update bab setiap hari, kualitas konten tentu dapat dijaga. Gambarannya kira-kira seperti barang artisan dengan barang yang diproduksi secara massal. Lebih berkualitas mana kira-kira?

Sebagai pembaca, kamu lebih suka tulisan yang digarap dengan santai dan fokus, lalu dicek dan ricek tiap babnya; atau yang digarap buru-buru karena si penulis kejar update 10 bab setiap hari?

Penghasilan Pasti yang Manusiawi

Di GoodNovel, penulis mendapat kepastian bakal dapat kompensasi berapa begitu novelnya selesai ditulis. Sebab menulis di GoodNovel tak ubahnya menjual putus sebuah naskah ke penerbit buku. Di mana kita akan ditawari kontrak dengan fee senilai tertentu.

Nominal fee variatif ya, dan lead-editor yang akan memberi penawarannya.

Fee bakal didapat penulis ketika novelnya sudah memenuhi jumlah kata tersebut. Tidak terpengaruh oleh apa pun, kecuali cepat-lambatnya novel tamat. Mau sebulan tamat atau sampai tiga-empat bulan baru tamat, terserah si penulis.

Pokoknya fee cair setelah jumlah kata dalam kontrak terpenuhi. Satu itu saja syaratnya.

Sebagai gambaran, cerita silat saya yang berjudul Arya Tumanggala diberi fee $150 untuk 100.000 kata. Ketika kemudian cersil itu saya tamatkan pada 2 Agustus 2021 lalu, dengan 100.900-an kata, saya mengontak lead-editor dan fee pun saya terima.

Lho, platform lain bukankah juga begitu, Fernando? Ya, Marimar, tapi bandingkan juga dong jumlah kata yang harus dipenuhi dengan total bayaran pasti yang didapat. Sebanding tidak?

Tapi kan, dari penjualan bab berbayar bisa dapat lebih banyak, Fernando?

Wahai, Marimar, cobalah ambil kaca. Siapalah dirimu ini sampai mau mengandalkan penjualan bab berbayar? Kalau masih merintis dan belum punya nama, sebaiknya kejar penghasilan yang pasti-pasti saja dulu.

Kesempatan Promosi yang Adil

Mau itu novel laris atau tidak, tetap mendapat kesempatan sama dalam hal promosi. Di mana syarat untuk promosi hanyalah novel sudah mencapai minimal 23.000 kata. Begitu novel mencapai jumlah kata tersebut, maka secara otomatis berhak mendapat jatah promosi pertama.

Lalu ketika novel mencapai minimal 50.000 kata, promosi kembali diberikan. Mau novel itu sepi pembaca atau ramai, perlakuannya tetap sama. Sepanjang syarat jumlah kata tadi terpenuhi, otomatis masuk slot promosi.

Bukannya di semua platform seperti itu, Ferguso? Oh, tentu tidak, Miranda!

Ada lho platform yang, ini menurut penulisnya sendiri lho, slot promosi itu seperti sudah dijatah hanya untuk penulis tertentu saja. Dari periode ke periode promosi, eh, dia lagi dia lagi yang dapat promosi. Bahkan beberapa penulis top semacam punya hak istimewa untuk dipromosikan terus-menerus sepanjang hayat.

Ada pula platform yang cuma mau mempromosikan novel yang sedang laris. Semakin bagus data pembacanya, bakal semakin sering dipromosikan. Sedangkan yang data pembacanya tidak bagus, dibiarkan begitu saja. Bahkan ada penulis satu platform yang cerita, kalau novel kita sepi pembaca dijamin bakal dicuekin sama editor. Waduh!

Logikanya agak aneh saya rasa. Bukankah yang seharusnya dipromosikan itu malah yang kurang laris ya? Dipromosikan agar menjadi laris. Atau setidaknya berilah kesempatan yang sama di awal. Pada semua novel, pada semua penulis. Itu baru adil namanya.

========

Itulah dia empat alasan saya memilih GoodNovel sebagai wadah berkarya di dunia novel online. Tentu saja ini bersifat subyektif ya Penulis lain sangat boleh jadi punya penilaian yang sangat berbeda.

Kalau kamu tertarik ingin mencoba menulis di GoodNovel, boleh kontak saya. Saat ini saya bertindak sebagai Acquisition Editor (AE) di GoodNovel. Tugas saya mencari penulis-penulis berbakat dari seluruh penjuru negeri, untuk bergabung bersama GoodNovel.

Atau bisa juga langsung mendaftar melalui alamat ini: https://www.goodnovel.com/id/co-editor?c=fIbn3qbk (klik saja). Lalu siapkan naskah sepanjang minimal 5.000 kata dan kontak saya untuk langkah berikutnya.

Semoga bermanfaat!

Menulis di GoodNovel dan raih penghasilan ratusan USD!
About Eko Nurhuda (402 Articles)
A happy father of three. Blogging and making video for fun. Love food, book, music, and sometime football #YNWA

4 Comments on 4 Alasan saya memilih GoodNovel

  1. Lumayan banget, Mas, dikasih 150 dolar begitu naskah selesai. Setidaknya penulis dihargai secara layak. Semoga tambah sukses, Mas ngefiksi di sana sini. πŸ™‚

    Suka

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: