Highlight:

Bisnis online makin berkembang dengan payment gateway Indonesia

Payment gateway

DUNIA perdagangan elektronik atau e-commerce terus berkembang pesat. Menjamurnya perusahaan rintisan di bidang financial technology (fintech) semakin memanjakan masyarakat dalam berbelanja online. Ini sejalan dengan hadirnya layanan-layanan payment gateway Indonesia yang mendukung pembayaran secara online dengan mudah dan praktis.

Mundur 4-5 tahun ke belakang, saya harus membuka rekening di banyak bank ketika masih aktif berjualan uang lama dan melayani jasa hias hantaran/mas kawin. Padahal toko online saya ketika itu hanya bermodal blog gratisan di Blogger.

Awalnya saya mengandalkan rekening BNI yang sudah saya punyai sejak 2001. Ketika kemudian pembeli semakin banyak, mulailah berdatangan permintaan rekening bank lain. Alasannya sepele, transfer antarbank dikenai biaya. Pembeli yang sudah menanggung ongkos kirim, tidak mau lagi dibebani biaya tambahan berupa bea transfer antarbank. Beberapa bahkan lebih memilih membatalkan pesanan.

Tak mau kehilangan calon pembeli, saya pun membuka rekening kedua di BCA. Lalu saat omset kian menanjak dan pembeli semakin beragam, bertambah pula rekening bank yang harus saya buka. Semuanya atas permintaan konsumen yang masing-masing memiliki rekening di bank berbeda-beda.

Selain BNI dan BCA, saya kemudian juga membuka rekening BRI, Mandiri, dan terakhir BTN melalui program Tabungan e’Batarapos di kantor pos. Efeknya ke penjualan memang sangat terasa. Banyaknya pilihan bank tujuan transfer nyata-nyata memudahkan calon pembeli, sehingga mereka pun tidak ragu-ragu menyelesaikan pesanan.

Meski demikian, memelihara sekian rekening berarti harus menganggarkan dana khusus untuk biaya admin setiap bulan. Biaya admin tersebut setidaknya terdiri dari biaya pemeliharaan rekening dan biaya kartu ATM. Memiliki kartu ATM memang tidak wajib, tapi bakal sangat menyita waktu ketika hendak melakukan penarikan uang lewat teller.

Rekening terpisah-pisah juga tidak praktis. Sebagai penjual, saya merasa tidak nyaman uang hasil penjualan tersebar di lima bank berbeda. Ujung-ujungnya saya musti menarik saldo satu-satu dulu, atau mentransfer dana di empat rekening lain ke rekening utama, ketika hendak kulakan (restock) barang.

Alur proses pembayaran menggunakan payment gateway

Gambaran alur proses pembayaran menggunakan layanan payment gateway.

Dimudahkan Payment Gateway

Beberapa malam lalu, kepada seorang teman yang juga berjualan online saya pernah berkata, “Andaikan saya masih berdagang saat ini, tentunya nggak perlu lagi punya banyak rekening bank.” Pasalnya, kini pembayaran online kian mudah dan praktis berkat layanan payment gateway.

Mengutip Wikipedia, payment gateway diartikan sebagai sebuah layanan yang berfungsi mengotorisasi kartu kredit atau memproses pembayaran langsung. Penggunanya kebanyakan bisnis online, namun manfaatnya dapat pula dirasakan oleh bisnis konvensional.

Sebuah payment gateway berfungsi memfasilitasi transaksi pembayaran dengan cara mengirimkan informasi pengiriman uang dari sebuah portal pembayaran, seperti situs toko online atau aplikasi sejenis di smartphone, ke rekening bank atau akun tujuan. Lalu ketika dana telah diterima, sistem akan memberi notifikasi baik kepada pengirim maupun penerima.

Analogi sederhana untuk menjelaskan fungsi payment gateway adalah sebuah jembatan. Layanan ini menjembatani jarak antara seorang pelanggan dengan bank dan bisnis online. Sistem payment gateway secara aman meneruskan informasi sensitif seperti nomor kartu kredit/debit, nomor rekening maupun lainnya dari satu pihak ke pihak lain. Dengan demikian belanja online tak hanya nyaman, tapi juga aman.

Dengan layanan ini, metode pembayaran dapat begitu beragam jenisnya. Mulai dari transfer bank yang sudah umum digunakan, memakai kartu kredit maupun kartu debit, hingga lewat dompet virtual. Khusus untuk transfer bank, selain mengirim uang ke rekening tujuan secara konvensional, kini terdapat rekening virtual account yang dapat diotorisasi secara instan.

INFORMASI KUNCI:

  • Payment gateway merupakan sebuah layanan untuk memproses serta mengumpulkan pembayaran dari pembeli.
  • Pada toko online, payment gateway adalah gerbang pembayaran di mana pembeli memasukkan pilihan metode pembayaran yang diinginkan. Bagi yang ingin menggunakan kartu kredit/debit, di sinilah informasi kartu dimasukkan.
  • Pada toko fisik, payment gateway berbentuk sebuah terminal point of sale (POS) untuk menerima pembayaran, baik melalui kartu kredit/debit, e-money, maupun e-wallet pada smartphone (baik lewat metode tap in maupun QR code)

Prismalink payment gateway Indonesia

Penyedia layanan payment gateway ini dapat berupa sebuah bank dengan layanan khusus bagi nasabahnya. Namun, kini tak sedikit perusahaan rintisan di bidang fintech yang mengkhususkan diri pada layanan sistem pembayaran online terintegrasi. Satu di antaranya adalah Prismalink.

Didirikan pada 2011, PT Prismalink International menawarkan sistem payment gateway dengan layanan terbaik dan harga yang terbilang kompetitif dibanding perusahaan sejenis. Layanan pembayaran yang disediakan Prismalink begitu lengkap, diantaranya adalah kartu kredit/debit, virtual account, QR Code, dan Bill Payment.

Melalui riset komperehensif dan pertimbangan yang cermat, Prismalink membangun sebuah metode pembayaran cerdas agar proses pembayaran berjalan lebih efisien. Digawangi oleh tim spesialis nan berpengalaman di bidang perbankan dan teknologi informasi, Prismalink dikembangkan sebagai payment gateway berkelas dunia.

Prismalink juga menawarkan aplikasi white label bagi perusahaan yang ingin memiliki aplikasi pembayaran online dengan mereknya sendiri. Sudah banyak perusahaan besar yang bekerja sama dengan Prismalink dalam mengembangkan white label app ini.

Jika nama Prismalink terdengar asing, mungkin nama aplikasi Bayar2 lebih familiar di telinga. Satu aplikasi di mana penggunanya dapat melakukan pembayaran tagihan PLN, PDAM, telepon, internet, juga iuran BPJS Kesehatan, angsuran kendaraan, juga pembelian pulsa handphone, token listrik, hingga tiket pesawat.

Yup, benar sekali. Prismalink adalah pengembang aplikasi billing payment tersebut. Jika ingin membuktikan seberapa hebat kemampuan Prismalink dalam urusan pembayaran digital, coba saja gunakan aplikasi Bayar2.

QR Code payment

Dengan menggunakan payment gateway, pembayaran melalui QR code juga dapat dilakukan di toko online maupun toko fisik.

Manfaat Menggunakan Payment Gateway

Membaca-baca mengenai payment gateway, di kepala saya langsung terlintas keinginan untuk kembali menghidupkan toko online jual-beli uang lama. Meski tak disebut dalam Resolusi 2020, salah satu target saya tahun ini adalah membuat sumber penghasilan baru. Dan berjualan online merupakan opsi utama, memanfaatkan situs dan nama domain lama yang masih tersedia.

Dengan memberi tawaran produk yang bervariasi bagi para peminat dunia numismatik, serta ragam cara pembayaran menggunakan layanan payment gateway, saya optimistis dapat kembali mengulang kejayaan 5-6 tahun lalu.

Satu hal yang segera tergambar di benak, saya tak perlu lagi repot-repot membuka banyak rekening bank seperti dulu. Saya cukup memmakai satu-satunya rekening yang saat ini sudah ada. Selebihnya serahkan pada penyedia layanan payment gateway.

Kunci sukses toko online dalam pandangan saya antaranya terletak pada dua poin tersebut: Produk menarik nan variatif, serta kemudahan dalam pembayaran.

Berikut beberapa keuntungan menggunakan layanan payment gateway bagi pemilik bisnis:

  • Pembayaran aman dan terlindungi. Penyedia layanan payment gateway melengkapi sistemnya dengan pengamanan terinskripsi tingkat tinggi. Data-data pribadi seperti nomor kartu kredit/debit maupun nomor rekening dilindungi dengan baik sehingga aman dari aksi kejahatan online.
  • Proses transaksi lebih cepat dan otomatis. Pembayaran menggunakan layanan pembayaran seperti ini dapat memangkas waktu transaksi secara signifikan. Semuanya berjalan serba otomatis, mulai dari penerbitan invoice hingga notifikasi pembayaran saat dana diterima.
  • Setiap pembayaran tercatat rapi dan dapat dilacak. Baik transaksi bulan ini maupun tahun lalu, semuanya tersimpan dalam database dan dapat dibuka sewaktu-waktu. Ini tentunya akan sangat memudahkan saat melakukan pembukuan.
  • Metode pembayaran lebih variatif. Pemilik usaha cukup menyediakan 1-2 rekening saja untuk menerima uang hasil penjualan, namun dapat menawarkan metode pembayaran lebih variatif bagi konsumen. Baik melalui transfer bank dengan sekian ragam pilihan (virtual account, via ATM, internet banking, dll.), lewat e-wallet, maupun menggunakan kartu kredit/debit.
  • Toko siap melayani pembeli selama 24 jam sehari, 7 hari sepekan. Pembeli yang mengunjungi toko online kita dapat melakukan pembayaran kapan saja dan dari mana saja. Transaksi dapat dilakukan bahkan ketika Anda sebagai pengelola sedang tidur.
  • Dapat diakses menggunakan berbagai perangkat. Pembayaran dapat dilakukan lewat perangkat apa saja, baik komputer desktop, laptop, tablet, maupun smartphone.

Pendek kata, payment gateway memangkas sebagian besar tugas kita sebagai pebisnis online. Cukup fokus pada upaya-upaya membesarkan usaha, serahkan urusan pembayaran pada penyedia payment gateway seperti Prismalink.

Semoga bermanfaat.

Beri tip untuk blog ini
About Bung Eko (46 Articles)
Let's blog with happiness :)

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: