Highlight:

KeyBCA terblokir akibat PIN salah tiga kali? Begini solusinya!

Cara buka blokir KeyBCA

PERNAH mengalami token alias KeyBCA terblokir akibat salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali? Saya baru saja mengalaminya. Apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya? Cuma ada satu hal yang harus dilakukan, dan itu sebetulnya sangat mudah sekali. Yuk, simak pengalaman saya membuka blokir KeyBCA.

Kejadian ini berlangsung pada suatu siang di awal Februari 2020. Saya tengah berada di kamar dan baru saja selesai melakukan topup ke DANA, untuk pembayaran di Bukalapak. Lalu saya mengerjakan hal lain. Token alias KeyBCA saya biarkan tergeletak begitu saja di atas kasur.

Tiba-tiba masuklah anak bungsu saya. Gadis kecil yang belum genap berusia dua tahun itu, seperti biasa, mencari-cari perhatian saya dengan tingkah polah dan celotehannya. Biasanya anak saya minta diajak main, atau diajak keluar ke satu tempat. Tapi, siang itu ia langsung tertarik pada KeyBCA yang tergeletak di atas kasur.

Saya lengah. Setelah bertanya singkat, “Apa?”, sembari memandang saya, tangannya lalu meraih token tersebut. Saya kebingungan sendiri. Diminta baik-baik pasti tidak bakal diberi. Sedangkan saya tidak mungkin merebutnya secara paksa. Ya sudahlah, pasrah saja.

Begitulah, jemari mungilnya lantas menekan tombol-tombol KeyBCA tersebut semaunya. Ia tampak begitu senang memainkan benda mungil berwarna biru di genggamannya. Di satu kesempatan, saya intip tulisan yang tertera di monitor kecil KeyBCA tersebut. Tatapan saya langsung saja tertuju pada tulisan berbunyi “LOCK”.

“Yaaah, nasib!” kata saya dalam hati, membayangkan apa yang musti saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Sudah kepalang basah, saya biarkan saja KeyBCA tersebut terus dimainkan si bungsu. Sampai akhirnya ia bosan sendiri dan keluar kamar, meninggalkan KeyBCA tersebut begitu saja di atas kasur. Ia sungguh tak sadar kerepotan apa yang sudah ia hadirkan untuk bapaknya ini.

Cara Buka Blokir KeyBCA

Tanda utama sebuah KeyBCA diblokir dan tak bisa digunakan lagi adalah adanya tulisan “LOCK” kecil pada monitor. Biasanya muncul bersama sederet angka acak berjumlah 8 digit. Saya sempat mengira angka acak tersebut sebagai PIN baru untuk pemulihan, tapi ternyata bukan.

Jadi, apa yang harus dilakukan jika KeyBCA kita terblokir?

Kalau sudah begini, hanya ada satu yang harus dilakukan: datang ke kantor cabang BCA terdekat dan temui staf Customer Service. Ya, tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengakali sendiri KeyBCA yang sudah terblokir. Satu-satunya cara hanyalah menggantinya dengan KeyBCA baru. Untuk itu, kita musti ke kantor cabang BCA terdekat.

Kalau kamu belum pernah ke kantor cabang BCA dan menemui CS dalam 2-3 tahun terakhir–seperti saya, saran saya datanglah ke kantor cabang tempat membuka rekening. Sebab, sepertinya BCA tengah melakukan pemutakhiran data nasabah. Ketika saya datang, saya kembali didata ulang dan difoto dengan webcam. KTP dan kartu NPWP saya juga difoto.

Buka blokir KeyBCA

Saya sendiri langsung menuju ke kantor cabang (pembantu?) BCA Pemalang keesokan harinya. Saya berangkat agak siang dan sampai di kantor BCA Pemalang pukul 10.27 WIB. Antrian sudah panjang. Saya dapat nomor antrian C0034, sedangkan yang nomor antrian yang tertera di monitor besar adalah C0023.

Artinya, saya harus menunggu 10 orang. Spontan saja saya langsung teringat kelakar lama mengenai nama BCA, yakni akronim dari Bank Capek Antri. Untunglah sekarang antrinya duduk, dan disediakan air mineral juga camilan yang boleh diambil sepuasnya asalkan tidak malu.

Kira-kira satu jam kemudian barulah nomor saya dipanggil. Saya mendapat konter CS nomor 1, dengan staf bernama Eni seperti tertera pada papan nama di atas meja. Setelah membiarkan staf BCA berbasa-basi sesuai SOP, saya pun menceritakan apa yang terjadi. To the point saja, biar cepat selesai.

Petugas BCA kemudian meminta KeyBCA tersebut, bersama buku tabungan dan kartu debit BCA. KeyBCA lalu dites oleh si petugas, memastikan bahwa benar-benar terblokir. Dan, seperti sudah saya utarakan di atas, KeyBCA yang terblokir tersebut ditarik oleh bank, lalu diganti dengan yang baru.

Adapun syarat-syarat yang diperlukan untuk mengganti KeyBCA yang terblokir adalah:

  1. Buku tabungan BCA
  2. Kartu debit/Paspor BCA
  3. Kartu tanda pengenal, sebaiknya KTP
  4. Sebaiknya bawa pula kartu NPWP
  5. Berpenampilan rapi, sebab boleh jadi kamu akan difoto untuk pemutakhiran data. Foto tersebut, bersama foto KTP dan NPWP, bakal masuk database BCA yang dapat diakses di seluruh kantor cabang se-Indonesia.

Karena KeyBCA-nya diganti, maka kita musti mengaktifkannya lagi di KlikBCA agar terhubung dengan rekening. Saat itu saya sudah membayangkan bakal mengaktifkan sendiri KeyBCA baru ini di rumah. Tapi rupanya staf CS BCA kemudian mengakses laman KlikBCA dan saya diminta login ke akun. KeyBCA langsung diaktifkan di konter CS dibantu oleh petugas.

Jelang waktu Dzuhur saya keluar dari kantor BCA Pemalang dengan KeyBCA baru. Setelah ini saya harus lebih berhati-hati lagi dalam meletakkan KeyBCA ini. Jangan sampai kejadian si kecil memain-mainkannya sehingga terblokir kembali terulang. Sebab, lumayan lama waktu yang harus disisihkan untuk mendapatkan penggantinya.

Selain itu, untuk penggantian KeyBCA ini dikenakan biaya sebesar Rp50.000 yang ditarik langsung dari saldo di rekening. Tidak banyak sih ya, tapi juga tidak bisa dibilang sedikit untuk membayar sebuah kecerobohan sepele. Tambah lagi kan alasan untuk lebih menjaga KeyBCA ini dari jangkauan anak-anak.

Itulah dia pengalaman saya mengatasi KeyBCA terblokir akibat PIN salah tiga kali. Semoga bermanfaat.

Beri tip untuk blog ini
About Eko Nurhuda (374 Articles)
A happy father of three. Blogging and making video for fun. Love food, book, music, and sometime football #YNWA

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: