Iklan
Highlight:

5 Cara Cari Uang dengan Blog WordPress Gratisan

cara cari uang dengan blog wordpress gratisan

MARI jujur, apa alasanmu ketika pertama kali membuat blog? Okelah, sebagian bakal menjawab blog sebagai media aktualisasi diri dalam dunia tulis-menulis. Tapi saya yakin tidak sedikit di antara kita yang terdorong ngeblog karena ingin mendapat materi, mencari penghasilan.

Ya, mencari uang. Meraup rupiah.

Saya sendiri benar-benar hanya termotivasi pada uang ketika membuat blog pertama pada medio 2005. Ketika itu Google belum lama mengakuisisi Blogger.com, dan kemudian meluncurkan Google AdSense. Tertarik pada kisah-kisah sukses blogger dan webmaster yang bergabung dengan program periklanan inilah saya lantas latah ngeblog.

Masa itu blog di Indonesia belum sepopuler sekarang. Jangan tanya berapa banyak orang yang menjalankan blog berbahasa Indonesia, terlebih blog pribadi. Saya rasa bisa dihitung dengan jari. Itu pun tidak di-monetize karena baik Google AdSense maupun program-program periklanan beken lain belum mengakomodir bahasa Indonesia.

Maka, saya kemudian membuat blog berbahasa Inggris. Saya kumpulkan humor-humor sepakbola dari berbagai sumber, saya tulis ulang, lantas dipublikasikan secara berkala di blog yang alamat URl-nya berembel-embel .blogspot.com.

Karena juga masih berkecimpung di dunia pariwisata sebagai tour guide ala-ala, saya membuat satu blog lagi bertema wisata. Tentu saja berbahasa Inggris. Yang jadi acuan waktu itu Yogyes.com, tapi ya dengan sumber daya seadanya mana bisa semirip itu. Hahaha.

Apakah saya berhasil mendapatkan uang dari blog?

Tidak dengan kedua blog tersebut di atas. Akun AdSense saya malah di-banned oleh Google. Saya baru berhasil mendapat dolar pertama setelah membuat blog kesekian di akhir 2007. Bukan dari AdSense, melainkan sebuah program sponsored post.

Baca juga: Kisah Dolar Pertamaku dari Internet

Semenjak itu, bulan demi bulan saya mendapat penghasilan yang lebih dari cukup untuk menghidupi seorang pemuda sederhana di Jogja. Saya masih ingat betul, dari dua sponsored post di blog gratis berbuntut blogspot yang saya dapat pada Desember 2007, saya memperoleh imbalan sebesar $6,50. Lumayan.

Saking noraknya, saya langsung menceritakannya di blog. Tulisannya masih bisa dibaca di tautan ini, ‘Gajian’ Pertama dari Internet πŸ˜€

dolar pertama dari internet

Ini dia dolar pertama yang saya peroleh dari blog, dari internet. Lumayanlah untuk seorang pemula yang belajar secara otodidak, hihihi.

5 Cara Cari Uang dengan Blog WordPress Gratisan

Dulu saya panen dolar menggunakan blog gratisan di Blogger.com. Platform blog gratis milik Google ini memang lebih longgar aturannya terkait making money online. Kita boleh memasang iklan apa saja, dalam bentuk apa saja, di blog asalkan tidak berbau pornografi dan atau perjudian.

Berbeda halnya WordPress.com yang lebih ketat mengatur penggunanya. Sekali pun sudah melakukan mapping domain dengan biaya $13 setahun, di mana alamat blog memakai nama domain TLD, tetap saja sederet aturan membatasi pengguna.

Tapi, tenang saja. Sebagai pengguna WordPress.com kita tetap dapat memperoleh penghasilan kok. Baik sudah mapping domain dan memakai nama domain .com, .net, dll., maupun masih benar-benar gratisan dan alamatnya berembel-embel .wordpress.com.

Caranya? Ini dia 5 cara mencari uang dengan blog gratisan di WordPress.

1. Menulis Artikel Bersponsor

Program sponsored post alias artikel berbayar jadi andalan saya menambang dolar dengan blog gratis belasan tahun lalu. Sempat ‘digebuk’ Google karena dianggap memanipulasi backlink, eh, siapa sangka beberapa tahun terakhir model periklanan begini marak lagi. Malah kita bisa menggunakan blog berbahasa Indonesia karena yang beriklan brand lokal.

WordPress sendiri mengijinkan blogger pengguna WordPress.com mempublikasikan artikel yang dalam istilah surat kabar disebut advertorial ini. Baik berupa sponsored post (kita tulis sendiri) maupun content placement (kita tinggal mempublikasikan di blog) sama-sama diperbolehkan.

WordPress mendefinisikan sponsored post sebagai “any content that promotes a specific product or service, which you were encouraged to post by the company or individual who makes/sells/provides it. Including this type of content on your site typically results in some kind of compensation for you in the form of payment, freebies, etc.

Intinya, artikel di mana kita mempromosikan suatu produk/jasa dan mendapat imbalan dalam bentuk apa pun karena mempublikasikannya di blog. Catat, imbalan dalam bentuk apa pun! Itu termasuk fee berupa uang maupun hanya berupa kiriman produk gratis.

Meski demikian, WordPress tidak menginginkan blog kita terlalu banyak sponsored post. Juga, jangan sampai konten-konten tersebut melanggar ketentuan yang telah ditetapkan dalam Terms of Service.

iklan wordads

Contoh iklan WordAds di blog ini. Biasanya ditempatkan di bagian paling atas, di atas header, sidebar, serta di bawah artikel.

2. Memasang Iklan WordAds

Pengguna WordPress.com memang tidak bisa memasang iklan Google AdSense. Tapi, ada alternatif yang tidak kalah menarik bernama WordAds. Ini adalah program periklanan yang dijalankan oleh Automattic, perusahaan induk WordPress, khusus bagi pengguna WordPress.com dan WordPress.org (self-hosted).

Sama halnya AdSense, WordAds menampilkan iklan-iklan dari pihak ketiga di blog kita. Kalau kamu lihat iklan di bagian atas header blog ini, di bagian paling atas dan paling bawah sidebar, juga di ujung artikel, itulah dia iklan WordAds.

Seberapa besar potensi WordAds? Kalau kamu punya blog ramai dengan pengunjung ratusan ribu sebulan, program ini sangat layak dicoba. Saya sendiri pernah rutin mendulang dolar dari WordAds sejak akhir 2014 menggunakan blog WordPress.com lain yang trafiknya hanya 150.000-250.000 sebulan.

Angkanya? Lumayanlah pokoknya. Yang jelas tidak rugi sama sekali mengeluarkan uang sebanyak US$13.00 per tahun untuk mapping domain.

Untuk menambah minat kamu pada WordAds, saya kenal baik dengan seorang master blog kawakan di Solo. Dari salah satu blog WordPress.com yang beliau kelola, di mana saya sempat menjadi salah satu content writer-nya, beliau mendulang pendapatan kotor setidaknya Rp 25 juta per bulan. Dipotong ini-itu, bersih beliau mengantongi rata-rata Rp 10 juta sebulan.

Blog seperti apa yang dapat mengikuti program WordAds?

Syarat utamanya telah melakukan mapping domain sehingga blog memiliki nama domain TLD. Khusus pengguna paket Free dan Personal, blog haruslah memiliki trafik tinggi dan konten yang layak. Sementara pengguna paket Premium dan Business akan secara otomatis terdaftar di program ini.

Baca juga:
Kiat Memilih Nama Domain untuk Blog Personal
Keunggulan Menggunakan Top Level Domain .net/.com sebagai Identitas Blog

Oya, iklan WordAds juga muncul di blog yang tidak melakukan mapping domain alias masih beralamat dengan embel-embel .wordpress.com. Hanya saja pemilik blog tidak mendapatkan apa-apa dari penayangan iklan tersebut. Informasi lebih lengkap mengenai WordAds silakan lihat di laman WordAds.co.

cara kerja program afiliasi Lazada

3. Menjalankan Program Afiliasi atau Referal

Ini merupakan cara mencari uang di internet paling tua. Dan sepanjang internet ada, saya yakin sekali metode ini bakal bertahan. Sebab pelaku program afiliasi tak ubahnya makelar. Jadi, sepanjang masih ada orang menjual dan membeli barang atau jasa di internet, selama itu pulalah program afiliasi bertahan.

Demikian pula dengan program referal yang berbasis referensi. Selama orang masih mengandalkan mesin pencari seperti Google untuk menelusuri informasi di internet, selama itu pulalah referral program dijalankan.

Blog merupakan salah satu media paling efektif untuk menjalankan program afiliasi dan referal. Sebagai pengguna WordPress.com, kita diberi ijin memasang tautan-tautan promosi. Syaratnya, blog tetaplah berisi konten-konten orisinil dan tak melulu menawarkan dagangan.

Satu hal yang menurut saya penting diperhatikan adalah kesesuaian produk yang ditawarkan dengan tema artikel. Misalkan kita menulis ulasan smartphone terbaru, maka yang terbaik adalah menyisipkan tautan menuju halaman penjualan perangkat tersebut.

Di Indonesia sudah banyak sekali yang menawarkan program afiliasi dan referal. Misalnya saja Lazada dengan berbagai macam produknya. Kalau blog kamu bertema dunia blogging dan banyak menyinggung web hosting, nyaris semua penyedia web hosting memiliki program afiliasi. Atau kamu juga bisa mereferensikan paket-paket WordPress.com di program afiliasinya.

Oya, WordPress melarang keras penggunanya memasang tautan afiliasi situs judi, skema cepat kaya, multilevel marketing, situs pornografi, maupun merchant yang masih diragukan reputasinya. Jadi, pastikan kamu hanya bergabung dengan program afiliasi terpercaya.

lomba blog terbaru

4. Rajin Ikut Lomba

Mundur satu dekade ke belakang, lomba blog masih sangat jarang sekali dijumpai. Dalam setahun rasanya berlebih 10 jari tangan kita untuk menghitungnya. Bandingkan dengan beberapa tahun ini di mana kita bahkan bisa meng-update blog dengan 10-11 artikel yang kesemuanya diikutkan lomba.

Hadiahnya pun sangat menggiurkan. Saat sedang menulis bagian ini, di Kompasiana tengah digelar tiga lomba yang hadiah totalnya sejumlah belasan hingga puluhan juta rupiah. Beberapa bulan lalu ada rekan blogger yang mendapat hadiah sepeda motor, bahkan mobil, sebagai hadiah lomba blog.

Karena hadiahnya yang sangat berlimpah ini, ada sejumlah rekan blogger yang menggantungkan pendapatannya murni dari hadiah lomba blog. Ada pula yang mengumpulkan uang hadiah-hadiah lomba blog untuk memberangkatkan umrah kedua orang tua. Masya Allah…

Sebagian orang berpikir memenangkan lomba blog itu untung-untungan. Tapi sebenarnya kalau mau sedikit lebih teliti ada semacam pola tertentu yang dapat dipelajari dari artikel-artikel para blogger pemenang lomba. Hanya butuh ketelitian serta ketekunan untuk dapat menemukan pola yang menentukan sebuah tulisan menjadi juara lomba.

Buktinya beberapa blogger kerap memenangkan lomba demi lomba blog. Mulai dari yang berhadiah smartphone terbaru, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Tentu mereka ini tidak semata-mata beruntung. Kerja keras dan ketekunan yang membuat mereka selalu menang lomba.

Mau seperti mereka? Pelajarilah pola tersebut dengan cara membaca setiap artikel pemenang lomba blog, lalu praktikkan ketika menuliskan post di lomba berikutnya.

buat kaos di Ciptaloka

Situs pembuatan kaos on demand seperti Ciptaloka.com dapat dijadikan peluang berjualan produk di blog WordPress.com.

5. Berjualan

Kalau blog kita bisa digunakan untuk mempromosikan produk orang lain melalui program afiliasi/referal, mengapa tidak mencobanya untuk mempromosikan barang dagangan sendiri? Baik kamu memproduksi sendiri barang tersebut maupun mengambilnya dari pihak lain, promosikan di blog.

Bagi pengguna WordPress.com paket Business Plan, tersedia fitur-fitur khusus untuk berjualan langsung di blog. Dengan perangkat seperti WooCommerce dan Simple Payment, kita dapat mengubah blog sebagai toko online yang berjalan serba otomatis. Tapi biaya berlangganan paket Business Plan lumayan juga sih.

Khusus pengguna paket Free Plan, alias yang hanya melakukan mapping domain dengan biaya US$13.00 setahun, kita dapat menyiasatinya dengan membuat satu halaman khusus untuk memajang produk/jasa. Ini dengan anggapan kita hanya menjual beberapa produk saja. Sementara proses transaksi dilakukan secara luring yang biasanya diawali dengan percakapan di WhatsApp, FB Messenger, atau lainnya.

Kalau mau serba otomatis, pajang juga produk di marketplace daring seperti Tokopedia atau Bukalapak. Kemudian sisipkan tautan menuju halaman penjualan kedua marketplace dalam halaman produk di blog. Jadi, calon pembeli yang benar-benar berminat dapat bertransaksi di sana. Dengan demikian kita tidak banyak membuang waktu untuk meladeni calon-calon pembeli CLBK, chat lama beli kagak πŸ˜€

Saya sendiri mencoba cara ini dengan membuka lapak Bungeko Store di Bukalapak dan Tokopedia. Buku-buku bacaan yang sudah tidak dibutuhkan, juga beberapa koleksi kaos dan jersey sepakbola, saya pajang di lapak tersebut. Transaksinya masih sepi, tapi tak ada salahnya terus dipertahankan.

Produk apa saja yang dapat dijual? Apa saja. Buku–karya sendiri maupun orang lain, kaos, gamis, hijab, kue kering, dan masih banyak lagi. Khusus kaos, kamu tidak perlu memproduksi sendiri kok. Asal punya desain, kamu bisa memesannya secara satuan di situs seperti Ciptaloka maupun Tees.co.id.

Bagaimana dengan jasa? Kamu bisa menawarkan jasa pembuatan theme WordPress atau template Blogger. Jasa penulisan artikel juga boleh dicoba, atau jasa lukis/ilustrasi. Ambil contoh Muhammad Ali Mudzofar alias Ndop yang sukses besar memasarkan keahliannya membuat vector hingga mendapat klien dari mancanegara.

*****

Itu dia lima cara yang dapat dilakukan untuk mencari uang secara online menggunakan blog WordPress gratisan. Saya hanya membahas secara garis besar. Silakan cari informasi lebih lengkap di beberapa situs dan blog yang bertebaran di internet.

Selamat mencoba dan semoga beruntung!

Iklan
About Eko Nurhuda (353 Articles)
A happy father of three. Blogging and making video for fun. Love food, book, music, and sometime football #YNWA

4 Comments on 5 Cara Cari Uang dengan Blog WordPress Gratisan

  1. Salam kenal bung eko, kayaknya dulu sering lihat di forum-forum bisnis online. Thanks informasinya, kebetulan saya lagi memulai blog personal di wp.com

    Suka

    • Hai. Saya dulu jarang nongol di forum-forum bisnis online, di Kaskus pun hanya aktif di beberapa thread dengan tema tertentu saja. Tapi memang, tanpa bermaksud menyombongkan diri, nama saya dulu sempat dikenal luas dalam periode 2008-2009 karena menerbitkan beberapa ebook gratis seputar making money online.

      Suka

  2. saya trauma dengan banned wp untuk yg link afiliasi.

    Bingung kalau mbaca di si mbah. Mending menunggu cerita detail bung Eko aja agar blog bisa mengisi dompet berkelanjutan πŸ˜€

    Suka

    • Dulu saya sempat kontak langsung CS-nya untuk meyakinkan sekaligus konfirmasi kalau affiliate link dari situs tertentu oke dipasang di blog. Jadi andaikan suatu saat dipersoalkan karena itu, saya punya bukti bahwa WP melalui CS-nya memperbolehkan. Untungnya tidak pernah mengalami kejadian seperti itu sejauh ini.

      Disukai oleh 1 orang

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: