Iklan
Highlight:

Nyobain Airy Rooms di Jakarta Pusat, Lokasinya Strategis Banget!

Saya ulang tahun 10 Desember ini. Mau kasih kado? Boleh banget! Klik aja Ulang Tahun Bung Eko untuk SON Institute. Terima kasih ya.

PENGHUJUNG Juli 2017, sebuah obrolan di WhatsApp membawa saya dan Mas Khaerul Ikhwan ke Jakarta untuk mengikuti satu event. Karena kereta api ke Ibukota hanya ada sore, jadilah kami berangkat sehari sebelumnya dan menginap di Airy Eco Senen Kramat Lima 3G.

Rencana ini sangat mendadak sekali. Bermula dari diskusi di grup WhatsApp yang sama-sama saya dan Mas Arul ikuti, kami sepakat mengikuti acara yang digelar Google Developer Group bersama TelusuRI. Bertempat di Menara by KIBAR, event ini bertajuk “Indonesia All Around You: Explore Indonesia with Virtual Reality.”

Sesuai tajuknya, dalam event ini bakal dibahas tentang pemanfaatan teknologi virtual reality khususnya di bidang pariwisata. Dua pihak yang berkolaborasi menggelar acara ini sama-sama berkaitan erat dengan dunia pariwisata.

Google, sebagaimana kita ketahui bersama, belakangan semakin akrab di kalangan traveler. Yup, apalagi kalau bukan karena layanan Google Maps-nya yang sangat membantu sekali. Belakangan Google melengkapi petanya dengan street view, dan kemudian foto 360 derajat.

TelusuRI sendiri bergerak di bidang pariwisata. Mengutip laman telusuri.id, TelusuRI adalah “gerakan yang mengajakmu untuk menelusuri Indonesia tercinta dan menceritakannya pada dunia melalui tulisan, foto, atau video.” TelusuRI sangat mendukung sekali upaya pemanfaat video 360 derajat untuk promosi pariwisata.

Mas M. Syukron selaku pendiri gerakan ini turut jadi pembicara mewakili TelusuRI, sedangkan Google diwakili oleh Sami Kizilbash – Developer Relations Southeast Asia. Ada juga nama-nama lain dari industri kreatif yang turut menyampaikan materi.

Airy Eco Senen Kramat Lima 3G

Menara by KIBAR sendiri berada di Jl. Raden Saleh Raya, Cikini, Jakarta Pusat. Agar tak susah menuju lokasi acara, saya berburu penginapan murah meriah yang tak jauh dari jalan tersebut. Kalau bisa dalam radius satu kilometer.

Memang sih ada ojek dan taksi online. Jarak sebenarnya bukan masalah. Cuma saya malas berada di jalanan Jakarta yang terlalu ramah dan cenderung semrawut. Kalau ada yang dekat, kenapa pilih yang jauh dan harus terjebak dalam lalu lintas Jakarta?

Voila! Setelah menelusuri aplikasi Airy, di antara sekian pilihan akhirnya saya putuskan untuk menginap di Airy Eco Senen Kramat Lima 3G. Alasan paling utama adalah lokasinya yang berada di Jl. Kramat V. Sangat dekat sekali dengan Menara by KIBAR!

Lihat sendiri pada Google Maps di atas.

Selain dekat dengan venue acara yang jadi tujuan utama ke Jakarta hari itu, properti Airy ini juga terhitung tak jauh dari Stasiun Pasar Senen. Kisaran 1,8 km menurut Google Maps.

Begitu sampai di stasiun, saya dan Mas Arul awalnya sempat mempertimbangkan naik bajaj atau taksi online. Tapi kemudian kami memilih berjalan kaki. Toh, malam-malam ini. Cuma ya lumayan juga sih. Jarak nyaris dua kilometer tersebut kami tempuh sekitar setengah jam.

Kami sempat ingin berhenti ketika melewati deretan warung nasi padang di Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen. Tapi kuatir terlalu malam sampai tujuan, akhirnya kami terus saja berjalan.

Mengandalkan Google Maps, sampailah kami di Jl. Kramat V. Ancer-ancernya mudah sekali. Tepat di seberang muka jalan ada markas Polres Metro Jakarta Pusat. Sedang di sebelah utara jalan tersebut terdapat kantor BRI cabang Jakarta Kramat.

Bank BRI kantor cabang Kramat

Bank BRI kantor cabang Kramat, terletak di Jl. Kramat Raya No. 138. Tepat di sebelah bank inilah Jl. Kramat V berada. (FOTO: Wikipedia)

Masuk Gang Kecil

Masuk ke Jl. Kramat V penerangan jalan tidak terlalu terang. Ketika Google Maps mengatakan sudah sampai tujuan, nyatanya kami berdiri di depan sebuah warung makan. Daripada bingung saya bertanya ke seorang bapak yang berjalan di dekat kami.

“Maaf, Bang, deket sini ada Airy di mana ya?” tanya saya pada si bapak. Saya panggil “abang” karena kebanyakan kita senang dipanggil dengan panggilan yang lebih muda.

“Oh, di ono tuh. Masuk ke dalem gang yang ada plang gereja,” sahut si bapak sembari menunjuk ke arah di belakang kami.

Saya tidak ingat plang gereja apa itu. Tapi memang tak jauh dari tempat kami berdiri ada gang dengan plang petunjuk bangunan. Tadi kami sudah melewatinya.

“Dulu sih yang biru-birunya (maksudnya neon sign Airy) itu ditaruh di depan gang sini, tapi sekarang dipindah ke dalem,” tambahnya.

Saya dan Mas Arul mengangguk-angguk. “Oke, Bang. Makasih banyak ya,” kata kami kemudian.

Benar kata bapak tadi, begitu kami masuk gang terlihat banner biru khas Airy. Bangunannya berupa sebuah rumah dua lantai bercat putih. Terasnya kecil saja, dengan halaman agak lapang berisi taman buatan dan satu set meja-kursi.

halaman depan Airy Eco Senen Kramat V 3G Jakarta Pusat

Melongok dari pagar, sekilas Airy Eco Senen Kramat V 3G mirip rumah biasa. Tak tampak sebagai sebuah penginapan. (FOTO: bungeko.com/Eko Nurhuda)

Halaman depan Airy Eco Senen Kramat Lima 3G

Begini halaman depan Airy Eco Senen Kramat Lima 3G alias Elani Residence. Simpel, bukan?

Karena pintu tertutup saya memencet bel yang ada di kusen pintu bagian atas. Kira-kira dua-tiga kali pencet bel baru ada yang keluar. Seorang perempuan yang saya taksir berusia menjelang 30-an tahun.

“Mau check in, Mbak,” kata saya kepadanya.

Si Mbak mempersilakan kami masuk. Rupanya dia resepsionis. Setelah mengecek catatannya dan meminta KTP saya, si Mbak menyerahkan kunci kamar.

“Kamarnya di atas,” katanya sembari berjalan ke arah ruangan dalam. Kami mengekor.

Di dekat meja resepsionis ada tangga. Saya pikir ke sanalah kami harus menuju. Tapi si Mbak memanggil kami dan menunjukkan tangga lain di ruangan lebih dalam.

Sebelum sampai ke tangga ada sebuah ruangan berisi meja besar dengan kursi-kursi. Di sudut lain terdapat dispenser lengkap dengan galon air. Di sebelahnya ada rak berisi gelas-gelas dan toples-toples. Dari kejauhan saya bisa melihat isinya gula, teh, dan kopi.

“Kalau mau teh atau kopi bisa buat sendiri di sini,” kata si Mbak saat kami melintasinya. Kami hanya menanggapinya dengan tersenyum dan mengangguk.

common area di Airy Eco Senen Kramat Lima 3G

Ruangan yang berfungsi sebagai common area di Airy Eco Senen Kramat Lima 3G. Di sini kita bisa duduk santai sembari menyeruput kopi atau teh panas.

7 Standar Kenyamanan Airy

Kamar kami terletak tepat di ujung tangga setelah common area yang ditunjukkan si Mbak Resepsionis. Berada di lantai satu, kamar bernomor tujuh tepat berhadap-hadapan dengan tangga.

Sama seperti kamar Airy lain, sebuah tempat tidur serba putih dengan aksen kain panjang dan bantal kecil biru menyambut saya dan Mas Arul. Kamarnya tak terlalu besar. Tapi penataan interior dan perabot-perabotnya yang minimalis membuat ruangan terkesan luas.

Di kamar inilah kami akan menghabiskan dua malam berikutnya. Kali pertama bagi Mas Arul menginap di Airy.

Sebuah televisi layar datar menempel di tembok. Di tembok sebelah lain terdapat AC. Meja kecil berdiri di sudut ruangan, di atasnya tergantung kaca besar. Di atas meja itu terdapat kotak biru yang sangat saya sukai. Ya, kotak camilan Airy. Isinya masing-masing dua bungkus Malkist cokelat, Beng Beng, Better, dan dua botol air mineral.

Di tembok sebelah lain dekat meja terdapat gantungan baju. Lalu di antara dua tempat tidur ada meja kecil lagi, lebih kecil dari yang pertama. Kotak tisu terbuat dari limbah kayu diletakkan di atasnya. Jauh di atasnya ada sebuah lukisan kuda memperindah ruangan.

Masuk ke kamar mandi, mata saya langsung tertuju pada sebuah kaca besar yang menghadap pintu. Di atas washtafel teronggok kantong biru berisi amenities khas Airy: sabun cair, sampo, juga sikat dan pasta gigi. Oh ya, ada sisir kecilnya juga.

Keseluruhan tadi memang menjadi standar kenyamanan Airy. Di property Airy manapun kita menginap di seluruh Indonesia, kita bakal mendapat tujuh fasilitas yang terdiri dari:
1. Tempat tidur bersih
2. Koneksi wifi gratis
3. Televisi layar datar
4. Air conditioner alias AC
5. Fasilitas air hangat
6. Perlengkapan mandi (sabun, sampo, sikat gigi + pasta, dan handuk)
7. Air minum gratis, baik berupa botol kecil di kamar atau galon isi ulang di dekat kamar

Baca juga: Nyobain Airy Rooms di Semarang

Karena hari sudah malam dan kami lelah setelah berjalan sejauh nyaris dua kilometer, kami tak keluar lagi dari kamar. Sembari mengeringkan keringat saya membuat video review dibantu Mas Arul dengan kamera Sony Alpha A5000 yang ia bawa. Hasilnya bisa dilihat di bagian akhir posting ini.

Setelah itu kami tidur nyenyak sekali. Bangun-bangun hari sudah terang. Kami lantas bergantian mandi, turun ke bawah dan sarapan di warung makan yang ada di muka gang, sebelum berjalan ke Jl. Kramat Raya dan memesan Go-Car. Kami mau keliling-keliling dulu.

Sebenarnya dari Jl. Kramat V menuju Jl. Raden Saleh Raya tempat Menara by KIBAR berada cuma dipisahkan Kali Ciliwung. Jaraknya hanya 700 meter. Kalau ditempuh dengan berjalan kaki hanya akan memakan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung seberapa cepat jalannya.

Seorang pemilik warung makan tempat kami sarapan memberi tahu akses lebih cepat. Orang-orang sekitar menyebutnya dengan istilah “jalan belakang.” Tapi karena Mas Arul mau belanja dulu, jadilah kami sampai ke kawasan Menteng dan kemudian Manggarai.

Jelang tengah hari kami menuju Cikini, turun di depan Menara by KIBAR. Karena hari itu Jumat, saya dan Mas Arul singgah ke Masjid Cikini Al Makmur. Ini masjid tua nan bersejarah yang sudah ada sejak masa pergerakan nasional. Baru setelah itu kami jalan lagi menuju venue acara.

Homey

Dekat dengan Menara by KIBAR dan tak terlalu jauh dari Stasiun Pasar Senen jadi pertimbangan utama saya saat memesan Airy Eco Senen Kramat V 3G. Namun rupanya penginapan ini memberi lebih banyak.

Yang akan terus saya ingat adalah si Mbak Resepsionis sekaligus penjaga penginapan ini. Sekalipun saya tak pernah melihat senyum di wajahnya, si Mbak ramah sekali. Ia memperlakukan tamu dengan keakraban yang hangat, namun tidak berlebihan.

Menginap dua malam di sini saya seperti singgah di rumah saudara, bukan di penginapan. Kalau nanti ada acara ke Jakarta lagi, tempat ini bakal saya prioritaskan. Apalagi kalau acaranya di dekat-dekat Kramat.

Kelebihan utama Airy Eco Senen Kramat Lima 3G adalah letaknya yang berada di pusat Jakarta. Mau ke mana-mana sangat mudah aksesnya. Selain transportasi online seperti Go-Jek, kita juga bisa memilih Transjakarta melalui halte Kramat Sentiong. Mau naik bajaj atau metromini juga bisa.

Kalau mau mencari kekurangan, satu-satunya nilai minus mungkin letaknya yang masuk gang. Apalagi tak ada papan petunjuk di muka gang. Mengandalkan Google Maps bakal kebingungan sebab tanda di peta melenceng dari posisi sebenarnya. Cuma melenceng sekitar 50 meter sih, tapi ini kan Jakarta.

Oke, itu dia pengalaman saya menginap di Airy Eco Senen Kramat Lima 3G Jakarta Pusat. Semoga bermanfaat!

Booking kamar Airy Rooms lewat http://airyrooms.refr.cc/promo100 dan dapatkan diskon langsung Rp100.000. Tanpa minimum order, tanpa batas waktu inap. Yuk!

Catatan: Selain yang diberi keterangan, foto-foto diambil dari situs web Airy Rooms.

Iklan

About Eko Nurhuda (363 Articles)
A happy father of two. Blogging and making video for fun. Love food, music, and sometime football #YNWA

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: