Highlight:

Tips Traveling Sewaktu-waktu Tanpa Harus Cuti Panjang

solo traveler

DESEMBER! Akhir tahun! Sudah menyusun agenda liburan akhir tahun? Katanya sih ini waktu yang tepat untuk merencanakan liburan. Sebab perusahaan-perusahaan yang terkait dengan dunia traveling – maskapai penerbangan, hotel, restoran, travel agency – selalu memberi promo. Semacam year-end sale. Tapi, apakah liburan hanya dilakukan pada akhir tahun? Nggak dong.

Bagi yang sudah berkeluarga, akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk traveling bersama. Terlebih kalau anak-anak masih sekolah. Waktu luang jadi alasannya. Sekolah-sekolah biasa memberi cuti panjang jelang Natal dan Tahun Baru. Kira-kira satu-dua pekan. Lumayan kan untuk bepergian kemana gitu.

Sebenarnya bukan cuma soal menyesuaikan liburan sekolah. Para traveler keluarga ini memanfaatkan betul promo-promo akhir tahun demi menghemat pengeluaran. Coba hitung berapa budget liburan yang harus disiapkan sebuah keluarga terdiri dari ayah-ibu dan dua orang anak. Banyak deh pokoknya.

Karenanya berbagai diskon yang didapat dari promosi ini-itu akan sangat membantu sekali. Bayangkan kalau keluarga tersebut dapat menghemat sekian ratus ribu rupiah dari promo maskapai, lalu sekian ratus ribu rupiah lagi dari promo hotel, ditambah beberapa ratus ribu rupiah dari restoran. Kalau dikumpul-kumpulkan banyak juga yang bisa dihemat.

Itu buat traveler keluarga. Bagaimana dengan yang masih single?

Mustinya sih nggak perlu menunggu libur panjang ya. Sekalipun bekerja kantoran yang jadwalnya Monday to Friday, dengan jam kerja eight to four atau nine to five sehari, kamu tetap bisa liburan sewaktu-waktu kok. Tanpa perlu menunggu libur panjang atau ambil cuti akhir tahun.

Caranya? Manfaatkan weekend!

Liburan Panjang vs Liburan Terus

Sering kita berpikir traveling enak dan nyaman harus menunggu cuti panjang. Padahal tidak selalu begitu. Walau hanya dua hari, Sabtu dan Minggu, liburan akhir pekan dapat dimaksimalkan untuk refreshing dengan melakukan solo traveling ke destinasi-destinasi menarik di kota bahkan negara lain, tergantung budget yang tersedia.

Memang benar kita bisa pergi lebih jauh dan mengeksplore satu destinasi lebih lama kalau libur panjang. Tapi traveling menunggu waktu sangat luang berarti cuma bepergian satu-dua kali dalam setahun. Sedangkan kalau memanfaatkan weekend, kita bahkan dapat berwisata sepekan sekali.

Okelah, wisata tiap pekan bisa bikin boros kantong. Tapi setidaknya kita bisa liburan setiap bulan. Ini efeknya akan sangat bagus sekali bagi jiwa dan pikiran. Sudah tahu kan ada banyak sekali manfaat positif berlibur? Berikut beberapa di antaranya yang menurut saya paling penting:

solo traveler

1. Mengurangi stres

Apapun kesibukan kamu, sekali-kali sempatkanlah berlibur karena kegiatan menyenangkan ini bisa mengurasi stres. Sekuat apapun kamu, akan ada saatnya di mana kamu merasa tertekan. Entah oleh persoalan di kantor maupun masalah pribadi. Sebelum itu terjadi, pergilah ke tempat-tempat baru di luar sana dan nikmatilah.

Berlibur membuat pikiran dan tubuh terasa lebih segar. Kita juga merasa lebih bahagia. Semuanya berpangkal dari perasaan rileks selama berlibur. Bahkan sekedar bermalas-malasan di kamar hotel sekalipun membuat pikiranmu lepas dan bebas.

Penelitian yang dilakukan Mina Westman dan Dove Eden dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv di Israel menemukan fakta ini: perasaan tertekan dalam diri 76 pegawai yang diteliti menurun signifikan setelah liburan.

2. Menjaga kecerdasan otak

Ini masih ada kaitannya dengan poin pertama. James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology pernah meneliti 112 wanita berumur 65-92 tahun. Ia menemukan ada hubungan antara rutinitas hidup dengan menurunnya fungsi intelektual. Dengan kata lain, kalau kamu terus terjebak pada rutinitas, intelektualitasmu semakin lama semakin lemah.

Jadi, berlibur dan keluar dari rutinitas menjaga kecerdasan otakmu! Hal-hal baru yang ditemukan selama berlibur membuat otak kita terus aktif. Baik itu mempelajari rute menuju lokasi tempat wisata, mempelajari bahasa penduduk lokal, sampai mencicipi menu-menu baru.

3. Recharge energi

Melakukan itu-itu saja setiap hari membuat kamu bosan. Rutinitas yang berulang membuatmu tidak antusias mengerjakan sesuatu, mudah lelah, sampai munculnya perasaan khawatir dan takut. Lalu kamu merasa apa yang kamu kerjakan hanyalah sebuah kewajiban. Ujung-ujungnya semangat kendur. Pernah merasa demikian?

Obat paling mujarab mengatasi kebosanan adalah traveling. Berlibur membuat kamu istirahat dari rutinitas harian. Menikmati hal-hal baru di tempat baru, bertemu orang-orang yang sama sekali berbeda. Semua pengalaman tersebut menumbuhkan excitement luar biasa. Efeknya kamu akan merasa bergairah, lebih berenergi melakukan sesuatu.

solo traveler

4. Memperkaya batin

Pengalaman merupakan hal paling berharga yang akan kamu bawa pulang dari berlibur. Selama perjalanan kamu akan bertemu dengan orang-orang baru. Mulai dari teman sebangku di kereta, bus, atau pesawat, teman sekamar di dormitori, atau teman semeja di warung makan. Berkenalan, lalu saling bercerita tentang diri masing-masing.

Kamu juga akan berinteraksi dengan penduduk lokal, dengan budaya yang sangat berbeda dengan asal-usulmu. Akan ada banyak sekali hal-hal yang bisa kamu dapetkan dari orang-orang tersebut, termasuk cerita mengenai daerah yang tengah kamu kunjungi. Dan semua itu akan memperkaya batinmu.

5. Membuat lebih dewasa

Terkadang hal-hal tidak sesuai keinginan terjadi selama traveling. Jadwal penerbangan delay, kebingungan mencari moda transportasi di tempat tujuan, tersasar, bekal habis sebelum waktunya, sampai hal terburuk: jadi korban kriminalitas.

Saat itu terjadi, kamu hanya bisa mengandalkan dirimu seorang. Kamu akan belajar mengatasi persoalan-persoalan yang muncul, belajar lebih sabar, belajar menjaga emosi dan ketenangan. Pengalaman-pengalaman yang hanya bisa didapatkan dengan traveling ini akan membuatmu lebih matang, jauh lebih dewasa.

*****

Itulah lima dari sekian manfaat positif berlibur. Sebenarnya masih banyak lagi yang lain, tapi menurut saya lima poin itulah yang terpenting dari setiap perjalanan yang kita lakukan. Hal-hal lainnya adalah bonus.

Sebuah penelitian mengungkap kalau manfaat baik berlibur bertahan dalam diri kita selama setidaknya 2-3 pekan sekembali dari liburan. Nah, bayangkan kalau kita selalu berlibur setiap bulan. Itu artinya kita bakal terus-terusan merasa segar, bahagia, dan penuh energi sepanjang tahun. Siap-siap jadi Employee of the Year deh.

solo traveler

Traveling Sewaktu-waktu

Oke, mungkin ada yang berkomentar, “Memangnya liburan nggak pake duit apa? Traveling terus-terusan bisa bikin kantong jebol kali!”

Benar sekali. Itulah sebabnya kita harus tahu tips-tips agar dapat tetap berlibur sewaktu-waktu tanpa menunggu cuti panjang, juga tidak membuat kantong bolong.

Traveling tak selalu berarti pengeluaran banyak. Semua bisa disesuaikan. Kalau dana liburan kita terbatas, ada banyak cara kok untuk menghemat budget. Sebenarnya justru gaya traveling kitalah yang seringkali membuat biaya jadi membengkak. Iya, kan?

Demikian pula dengan waktu liburan. Kita tidak selalu butuh waktu luang nan panjang untuk berlibur. Tinggal disesuaikan saja. Kalau ingin sering-sering berlibur, manfaatkanlah waktu yang ada: libur akhir pekan. Jangan salah, kalau tahu triknya liburan akhir pekan pun dapat berjalan menyenangkan dan berkualitas.

Untuk dapat traveling sewaktu-waktu tanpa harus cuti panjang, berikut beberapa tips sederhana dari saya:

1. Pilih destinasi yang cepat dijangkau

Ini kunci utamanya. Karena hanya punya waktu Sabtu-Minggu, kamu tentu tidak mau menghabiskan sebagian besar waktu liburan di perjalanan. Karenanya pilihlah destinasi yang dapat dijangkau dengan cepat. Tapi cepat dijangkau tidak berarti dekat ya. Bisa jadi di luar pulau bahkan luar negeri, yang penting kita dapat menjangkaunya dengan cepat.

Cepat dijangkau dalam bayangan saya adalah antara 2-4 dan paling lama 6 jam perjalanan. Lebih dari itu, lebih baik alihkan tujuan ke destinasi lain. Kamu tidak mau kelelahan di perjalanan panjang dan hanya sebentar menikmati objek wisata tujuanmu.

Jembatan Ampera

FOTO: Dokumentasi pribadi

2. Kecil tapi komplit lebih baik

Masih soal destinasi, pilihlah kota-kota kecil tapi komplit wisatanya. Ini agar kamu dapat lebih maksimal dalam mengeksplorasi kota tersebut tanpa menghabiskan banyak waktu. Kalau perlu dalam liburan weekend itu kamu sudah selesai menjelajahi setiap sudut kota, sehingga pada kesempatan selanjutnya dapat memilih kota lain sebagai tujuan.

Jogja, Solo, Semarang, atau Palembang di Pulau Sumatera adalah contoh kota-kota yang kecil wilayahnya namun memiliki paket wisata komplit. Wisata sejarah, wisata budaya, wisata kuliner, sampai tempat-tempat yang lebih modern semuanya tersaji di empata kota tersebut. Tinggal pilih. Atau mau disambangi semua juga oke, kamu tidak butuh waktu berhari-hari untuk melakukannya.

3. Time is money

Weekend yang hanya dua hari membuat setiap detik waktu sangat berharga. Karenanya pertimbangkan benar-benar soal ini dalam merencanakan perjalananmu. Kamu harus bisa memaksimalkan hari-hari yang tersedia agar liburanmu maksimal nan berkualitas.

Masih ada kaitannya dengan poin pertama, demi menghemat waktu pilih moda transportasi tercepat. Kalau harga tiket pesawat dengan tiket kereta api hanya terpaut Rp100.000-150.000 dan selisih waktu tempuhnya banyak, pilihlah opsi pertama karena dapat menghemat banyak waktu. Kamu tentu tidak mau lebih banyak duduk di kereta atau bus ketimbang berfoto-foto selfie di tempat wisata.

4. Berangkat Jumat malam

Demi memaksimalkan waktu, berangkatlah pada Jumat malam. Kamu bisa mempersiapkan segala sesuatunya pada Kamis malam, dan membawa perlengkapan traveling saat berangkat kerja pada Jumat pagi. Begitu selesai pekerjaan di kantor jam 4-5 sore, kamu bisa langsung berangkat ke bandara, stasiun, atau terminal bus tanpa perlu kembali lagi ke rumah.

Poin ini terutama bagi kamu yang ingin bepergian menggunakan bus atau kereta api. Berangkatlah Jumat malam, habiskan sepanjang malam dengan tidur dalam perjalanan, sampai di kota tujuan sudah pagi. Sabtu pagi. Kamu bisa langsung memulai petualangan sekeluar dari terminal atau stasiun. Lumayan, hemat biaya menginap satu malam.

Saleduck homepage

5. Manfaatkan promo dan diskon

Selain memaksimalkan waktu yang sempit, kamu tetap harus bisa menghemat budget. Tantangannya tetap sama, yaitu bagaimana caranya berlibur dengan biaya sesedikit mungkin tanpa mengurangi keasyikannya. Untuk itu harus ada yang dipangkas atau dikurangi, terutama biaya-biaya untuk pengeluaran yang sebenarnya bukan kebutuhan.

Salah satu cara berhemat adalah dengan memanfaatkan promo dan diskon. Jangan salah, sekalipun bukan peak season tetap ada kok promo dan diskon yang bisa kamu manfaatkan. Ada banyak situs yang seolah tak henti memberi diskon, terutama untuk booking tiket pesawat juga dan hotel.

Ambil contoh Saleduck.co.id. Situs ini menawarkan promo dan voucher diskon terbaik setiap hari dalam berbagai kategori, termasuk traveling. Di sini kamu bisa menemukan 576 promo menarik dari sekitar 72 mitra. Khusus di kategori Tiket, Paket Wisata dan Liburan, sejumlah jasa booking online terkenal ada dalam daftar.

Traveler sejati pasti kenal nama-nama ini: Expedia, PegiPegi.com, Travelio, Agoda, Tiket.com, Hotels.com, Zen Rooms, NusaTrip, sampai yang kurang familiar di telinga semacam Padiciti.com, Yatra, Tripsta, HomeAway, GoIndonesia, dan Ctrip. Ada pula maskapai penerbangan sekelas Air Asia, Qatar Airways, dan Etihad.

Saat saya iseng membuka situs Saleduck, terdapat promo-promo menggiurkan yang rasanya sayang dilewatkan. Bagi yang sedang mencari tiket dan paket tour murah, Expedia menawarkan diskon hingga 70% yang bisa kamu dapatkan jika memesan melalui Saleduck.

Cari tiket murah ke Bali? Padiciti menawarkan tiket pesawat murah mulai dari Rp400.000 bagi member Saleduck. Ada juga penawaran hotel murah di Tokyo dari HomeAway, harga mulai dari Rp100.000-an semalam!

Kabar baiknya, Saleduck memberikan kode-kode promosi, potongan harga, dan diskon sepanjang tahun. Ini berarti kamu selalu bisa memperoleh potongan harga tiket pesawat maupun mendapat voucher diskon hotel penginapan murah sewaktu-waktu, tanpa menunggu liburan panjang atau peak season.

Asyiknya!

Saleduck hotel dan akomodasi

6. Jangan lupa ijin bos

Ini tak kalah penting terutama bagi pekerja kantoran. Sekalipun kamu libur saat weekend, di luar hari kerja, bukan berarti kamu bisa melenggang tanpa sepengetahuan bos. Sebaliknya berkomunikasilah dengan bos, beritahu kemana kamu akan pergi dan kapan kembali masuk kantor. Kalau perlu berikan nomor hape atau alamat email kepada bos.

Wah, mau liburan kok masih ngurusi pekerjaan sih? Ada yang bertanya begitu?

Justru di sinilah pentingnya. Kalau bos tahu kamu ingin berlibur, ia tak akan mengganggumu dengan urusan kantor. Ia tahu kamu butuh refreshing dan tak ingin diganggu selama liburan. Kamu dapat berlibur lebih tenang, tanpa rasa was-was mendadak ditelepon bos dan ditanya ini-itu terkait pekerjaan.

*****

Menurut teori ada tiga kebutuhan yang akan terus kita butuhkan sampai ajal menjelang. Ketiganya adalah makanan (food), pakaian (fashion), dan hiburan (fun). Karena bersifat kebutuhan, tentu saja kita musti memenuhinya sebagaimana kita makan saat merasa lapar dan minum ketika haus.

Jangan pernah abaikan pentingnya berlibur, sebab efeknya sangat baik sekali bagi perkembangan jiwa. Seperti bunyi sebuah quote, “Travel is the only thing you buy that makes you richer.” Berlibur adalah satu-satunya hal di dunia ini yang membuat kita lebih kaya. Kaya hati, kaya pengalaman.

Ingat pula kutipan lain yang tak kalah terkenal ini.

“Travel while you’re young and able. Don’t worry about the money, just make it work. Experience is far more valuable than money will ever be.”

Jadi, berliburlah selagi masih muda dan mampu. Bukan mampu secara finansial, sebab traveling tidak selalu berarti mengeluarkan uang banyak. Justru dengan sering liburan kita akan menjadi lebih kaya. Pengalaman-pengalaman yang kita temui selama berwisata jauh lebih berharga ketimbang uang atau barang-barang termahal di dunia sekalipun.

Itulah dia tips traveling sewaktu-waktu tanpa harus cuti panjang. Semoga bermanfaat!

Foto & Ilustrasi:

Foto 1: http://argumenti.ge/2016/07/
Foto 2: hwww.huffingtonpost.com/entry/solo-travel-stories_us_57309787e4b0bc9cb0475145
Foto 3: hwww.travelplusvacation.com/5-reasons-traveling-solo-without-plan-good-idea/
Foto 4: onlinetravelconsultant.com/wp-images/Dollarphotoclub_70794383.jpg
Foto 5: Dokumentasi pribadi
Ilustrasi 1 & 2: Screenshot Saleduck.co.id

Iklan

About Eko Nurhuda (357 Articles)
A happy father of two. Blogging and making video for fun. Love food, music, and sometime football #YNWA

2 Comments on Tips Traveling Sewaktu-waktu Tanpa Harus Cuti Panjang

  1. salah satu cara ya minta cuti sama si boss …:)

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: