Highlight:

Amazon.com, Pelopor Toko Online

JIKA di awal penemuannya orang hanya bisa berkirim data dan pesan lewat internet, maka kini kita bahkan bisa membeli sebuah mobil maupun rumah hanya dengan berselancar di dunia maya.

Ya, perkembangan internet yang sedemikian pesat telah membuat sesuatu yang awalnya tidak terbayangkan menjadi nyata. Bahkan mungkin malah menjadi gaya hidup. Salah satu contohnya adalah online shopping atau berbelanja di internet. Cukup hidupkan komputer dan sambungkan ke jaringan internet, selanjutnya kita dapat berbelanja sepuasnya di banyak toko online yang menawarkan beragam produk dan jasa.

Dengan toko online, kita tidak perlu keluar rumah. Semua kegiatan yang biasa kita lakukan saat berbelanja di mal bisa dilakukan dari depan komputer. Mulai dari mengunjungi toko demi toko, memilih-milih barang yang hendak dibeli, melakukan pemesanan, sampai membayar daftar belanja, semuanya dapat dilakukan semudah mengeklik mouse komputer dari dalam rumah kita sendiri.

Tak perlu berpanas-panasan atau kehujanan di jalan, tak perlu repot mencari ruang untuk memarkir kendaaraan, tak perlu berdesak-desakan dengan pengunjung lain, dan tak perlu antri di depan kasir. Tinggal klik sana-sini, belanja pun beres. Selanjutnya barang akan dikirim langsung ke alamat oleh kurir yang ditunjuk pengelola toko online. Lihat, kita sama sekali tidak perlu keluar rumah. Betapa mudah dan nyamannya berbelanja di toko online.

Kemudahan dan kenyamanan berbelanja inilah yang kemudian membuat banyak toko online bermunculan di internet. Mulai dari toko online serba ada yang menawarkan segala macam barang dagangan, sampai toko online yang secara spesifik hanya menjual satu jenis barang.

Ambil contoh toko buku online. Seingat saya, toko buku online pertama di Indonesia adalah BearBookStore.com yang mulai beroperasi sejak pertengahan tahun 2002. Mengusung konsep pemasaran viral (viral marketing), toko buku online ini sempat bertahan sebagai satu-satunya toko buku online di Indonesia sampai sekitar tahun 2006. Namun, kini pecinta buku dalam negeri memiliki banyak pilihan untuk berbelanja buku melalui internet. Sebab, selain BearBookStore.com ada pula KutuKutuBuku.com, BukuKita.com, IniBuku.com, PecintaBuku.com, BukaBuku.com, dan lainnya.

Ini tentu fenomena menarik. Dulu, saat internet pertama kali ditemukan, toko online adalah sesuatu yang dianggap tidak mungkin. Orang yang berpikiran bahwa suatu saat internet dapat menjadi sebuah dunia sendiri seperti halnya dunia kehidupan sehari-hari—sehingga kita juga bisa berbelanja di internet, dianggap mengigau. Sama halnya seperti saat Wright Bersaudara mengimpikan sebuah kendaraan yang dapat membawa mereka terbang ketika teknologi mobil bahkan belum sempurna.

Ternyata, semua itu mungkin terjadi. Kini dunia internet dipenuhi entah berapa ratus ribu, bahkan mungkin juta, toko online di seluruh dunia. Dan, Amazon.com rasanya pantas disebut sebagai pelopor toko online. Karena toko buku yang didirikan oleh Jeff Bezos ini telah berhasil mengubah persepsi orang mengenai perdagangan di internet.

Atas perannya sebagai pelopor toko online itulah saya lantas menempatkan Amazon.com pada urutan kedua dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan bulan lahirnya Amazon.com ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul Amazon.com, Pelopor Toko Online. Inilah ebook kedua dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook-nya, silakan klik di sini (ukuran file 3.640 KB). Selamat membaca!

Iklan

About Eko Nurhuda (355 Articles)
A happy father of two. Blogging and making video for fun. Love food, music, and sometime football #YNWA

4 Comments on Amazon.com, Pelopor Toko Online

  1. Mencoba menjadi salesnya amazon, semoga dagangannya laku tiap hari… 🙂

  2. Saya MEMILIH menjadi PELOPOR PERSONAL SELING ONLINE Pak…!? He..he..he….

    Oh ya Pak, saya lg bagi-bagi BUKU + SOUVENIR BAMBU dalam rangka ULANG TAHUN ANAK yang ke dua tahun PAK. Sangat senang jika BERKUNJUNG.

    Salam Sukses……

  3. blom lama ini saya pengen banget melakukan transaksi di Amazon Pak, tapi sayangnya saya mentok di cara pembayaran setelah ngisi data ini dan itu. Yg jadi pertanyaan, apakah ongkir yg ditetapkan amazon.com pd para pelanggannya itu besar? Lalu bagaimana cara org awam berbelanja di amazon jika tdk memiliki persyaratan yg diajukan amazon mengenai cara pembayaran? Mksh sblmnya Pak

  4. Pertamaxxxx!!!
    hehe..trus dirimu apa ngga minat untuk coba-coba 'menjamah' toko online juga,mas bro??

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: