Iklan
Highlight:

Nampang di Tabloid BOLA (Lagi)


Surat pembaca saya yang dimuat di BOLA edisi 2.002.
SEBENARNYA bukan hal baru, juga bukan yang pertama. Tapi tercetaknya nama saya di rubrik “Suara Tifosi” Tabloid BOLA edisi 2.002, Selasa (26/1) lalu tetap terasa istimewa. Kenapa? Karena pendapat/komentar yang saya kirim dengan judul “Klub Pembunuh Bintang” tersebut menandai kembalinya saya ke kancah perebutan kaos hadiah yang disediakan BOLA untuk 2 pengirim yang pendapat/komentarnya masuk kotak berwarna.

Sejak mengenal Tabloid BOLA dari seorang teman kos pertengahan 2003 lalu, saya langsung tertarik dengan rubrik “Suara Tifosi”. Saya lihat di sana para pembaca BOLA berkomentar bebas mengenai apa saja yang terjadi di jagat sepakbola internasional. Saya merasa tertantang untuk mencoba, bisakah nama saya masuk ke rubrik itu?

Saya pun menuliskan pendapat saya tentang isu-isu yang berkembang masa itu, dan mengirimkannya via email. Sebagai permulaan saya kirim ke rubrik “Suara Tifosi” satu, dan ke rubrik “Bola Mania” satu. Alhasil, yang pertama kali berhasil saya tembus rubrik “Bola Mania”, tepatnya pada edisi 3 Juni 2003. Judul komentar saya waktu itu, “Ganti Nama Peserta LI”. Ya, saya menyoroti tidak kerennya nama-nama klub di Indonesia yang rata-rata berawalan “Per”, semacam Persija, Persik, Persib, Persiba, dll. Meskipun tak dapat hadiah apa-apa, namun saya sudah senang setengah mati. ^_^

Karena penasaran dengan bentuk kaos hadiah yang disediakan BOLA, saya kembali mencoba. Kali kedua saya mempertanyakan tentang silver goal perdana, dan dalam hal ini saya berbeda pendapat dengan BOLA. Alhamdulillah, rubrik “Suara Tifosi” akhirnya tembus juga. Sayangnya, pendapat saya tidak dicetak dalam kotak berwarna yang berarti saya tidak mendapat hadiah. Tapi tak apa, toh, target menembus rubrik “Suara Tifosi” sudah tercapai.

Komentar saya baru bisa masuk kotak berwarna dan diberi gambar pada percobaan ketiga. Ketika itu saya menyoroti Serie A yang sedang dilanda skandal dan krisis keuangan namun ternyata mampu menempatkan 3 wakilnya di semifinal Liga Champion. Dan, dengan surat itu saya akhirnya bisa juga masuk ke kotak berwarna sekaligus mendapat hadiah kaos dari BOLA. Senangnya…

Setelah itu saya semakin keranjingan mengirim pendapat dan komentar seputar sepakbola ke BOLA. Dari sekitar 15-20 kali mengirim, 10 kali email yang saya kirim masuk dalam rubrik “Suara Tifosi” (7) dan “Bola Mania” (3). Plus, 3 kaos dan 1 jaket telah pula saya terima sebagai hadiah. Sayang, setelah terakhir kali nampang di “Suara Tifosi” pada 23 Juni 2006, saya absen lama sekali. Saya juga mulai jarang menonton sepakbola.

3 tahun kemudian, ketika gelegar Piala Dunia 2010 mulai diperdengarkan, saya iseng-iseng mencoba peruntungan. Kebetulan hadiah yang diberikan BOLA berbeda dengan 3 kaos yang sempat saya dapatkan sebelumnya. Saya pun penasaran, dan mengirim email berjudul “Klub Pembunuh Bintang” yang menyoroti Real Madrid. Syukur alhamdulillah, komentar tersebut dimuat di BOLA edisi Selasa (26/1) kemarin. Gairah saya jadi kembali memuncak untuk mengumpulkan sebanyak mungkin hadiah dari BOLA. Lumayan, bisa menghemat anggaran untuk membeli baju. Hehehe….

Bagaimana dengan Bung-bung sekalian, apakah Bung-bung pernah mencoba mengirim pendapat/komentar ke BOLA atau media lain? Bagi-bagi dong ceritanya…

Iklan
About Eko Nurhuda (353 Articles)
A happy father of three. Blogging and making video for fun. Love food, book, music, and sometime football #YNWA

19 Comments on Nampang di Tabloid BOLA (Lagi)

  1. saya pernah! Maret 2003 dengan judul JIWA SOSIAL UNITED dan edisi 28 Agustus 2010 …. silakan cek

    Suka

  2. Bungzhu Zyraith: Waduh, jadi malu saya dibeginiin. Biasa aja, bro. Itu mungkin kebetulan aja pas dimuat. Lain kali kirim mungkin bisa gak dimuat. πŸ˜€

    Suka

  3. Inilah yang saya suka dengan bung eko.
    sosok blogger yang rendah hati walau tulisan udah mejeng dimana-mana dan bahkan udah nerbitin buku.
    ketika saya mengatakan hebat, Bung Eko malah mengatakan biasa saja, padahal saya menganggapnya suatu hal yang luar biasa… πŸ™‚

    Suka

  4. Bungzhu Zyraith: Biasa aja…
    saka huebat: Weleh, kok ngomongin ebook? Ya udah, terima kasih kembali. Semoga ebook-nya bermanfaat.
    Ardy Pratama: Hahaha, bisa aja. Kabar baik, alhamdulillah. Kabar Tabloid Internet gimana? Waakaka….
    Mukhtaruddin: Wah, saya bukan jurnalis lho. Kaos? Boleh. Berani bayar berapa? :p
    munawar am : Hehe, kok masih inget aja sih, Kang? πŸ˜€
    Ray: =))

    Suka

  5. asyik dong..tambah terkenal. salam kenal mas

    Suka

  6. saya pernah sms-an dengan Mas eko tentang hal ini; bahwa superbintang yang direkrut oleh real madrid justeru akan segera surut dan tidak bersinar lagi… apa ini yang dimaksud dengan “membunuh” itu πŸ™‚

    Kaosnya mau donk… he he he

    Suka

  7. wah memang mas eko ini jurnalis maya dan nyata :D..mas eko bisa dikirim satu kaosnya ke Bekasi…hihi

    Suka

  8. tabloid bola jadi 'distro' bung eko nih? wkwwkwkwk… pa kabar bos?

    Suka

  9. terima kasih ebooknya mas eko,, tutorial sponsoredreviews.com heee,, sala knal..

    Suka

  10. wah….bungeko memang hebats….
    sukses terus deh mas….

    Suka

  11. dafidRiau: Sering3 kirim aja, lama2 juga dimuat kok.
    alhejawi: Hehehe, kebetulan aja tuh. πŸ˜€
    Brandal Surga: Adeknya yg mana tuh? Boleh dong dikenalin. πŸ™‚
    trendy: Saya kurang suka Soccer, bahasanya terlalu ngepop.
    rezky pratama: Apanya..?

    Suka

  12. berkunjung,,simple tapi mantap,heheheh

    Suka

  13. waduh kebetulan saya udah jarang baca bola!
    tapi soccer!
    wkekekekeke!

    jadi pengen juga ngirim unek2 ke tabloid!
    wkekekekeke!

    Suka

  14. Adek saya dulu juga sering tuh mas kirim opini ke Surat Pembaca di BOLA. Udah 2 kali juga kayaknya dia dapet kaos.
    Kalo saya? Belom pernah…hehehehehe…..

    Suka

  15. Mantap betul si abang satu ini πŸ˜€
    kalau saya buat nulis di blog aja susahnya minta ampun, apa lagi yang seperti… cape deh…

    Suka

  16. Wah tulisan saya ga pernah di publish mas, mungkin ga berbobot ya… ato udah ada yang ngebahas

    Suka

  17. Dear John: Hehehe, iya, saya dari tahun 2003 sudah sering iseng kirim surat pembaca ke BOLA.
    Blogger Terpanas: Wekekeke, bener banget tuh, Bro. Kalo sebulan dapet 1 kaos aja kan lumayan banget tuh? πŸ˜€

    Suka

  18. Penggila bola juga to bang ? Saya mah….kayak begituan belum pernah hehe…, la wong saya kurang suka bola je…. Tapi, setelah membaca postingan ini. Perlu di pertimbangkan lagi agar saya bisa suka bola. Terinspirasi dari tulisan “lumayan, bisa menghemat anggaran untuk membeli baju” haha…

    Suka

  19. pantesan kok kyknya nama eko nurhada agak familiar.. dulu saya langganan tabloid bola, jgn2 pnah baca tulisannya bung eko nih.. hehe. di Internet kayaknya jg familiar. saya jarang blogwalking sih, jadi kurang tahu kabar dunia2 blogger Indo & internet.. 😦

    Suka

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: