Highlight:

Mengenal Liew Cheon Fong, fulltime blogger pertama Malaysia

Liew Cheon Fong

PERNAH dengar nama Liew Cheon Fong? Belum? Sama dong kalau begitu. Hehehe… Nama ini pertama kali saya tahu saat membaca ebook Chitika BlogBash. Chitika menyebut Cheon Fong—atau biasa dikenal dengan nickname LcF, sebagai salah satu blogger populer di Asia Tenggara. Dan yang membuat saya kemudian mem-bookmark namanya di urutan pertama dalam ingatan saya adalah bahwa Cheon Fong tinggal di Malaysia.

Sebuah fakta menarik mengetahui Chitika mengundang seorang blogger Malaysia dalam proyeknya. Di ebook tersebut terdapat nama-nama besar seperti Darren Rowse, Joel Comm, Aaron Wall, Daniel Scocco, Chris Batty, Jay Brewer, dan lain-lainnya yang sudah diakui sebagai master blogger. Itu artinya Cheon Fong adalah seorang blogger yang sudah diperhitungkan kemampuannya (setidaknya oleh Chitika) sehingga namanya terdaftar di antara para master blogger dunia.

Hmmm, tentu jadi penasaran dong ya sehebat apa sih si LcF ini, bukan?

Rupanya Cheon Fong memang bukan blogger sembarangan, Saudara-saudara. Ia tercatat sebagai fulltime blogger pertama di Malaysia. Maksudnya tentu saja orang yang bekerja dan menghasilkan uang semata-mata dengan blog. Nah, buat Anda yang berniat menjadi fulltime blogger, pengalaman Liew Cheon Fong ini patut disimak baik-baik.

Awalnya Cheon Fong adalah seorang programmer sekaligus webmaster profesional di sebuah perusahaan kosmetik lokal. Sejak tahun 2005 ia mengenal blog dan mengisi waktu luangnya untuk mengurus blog. Pertama-tama hanya iseng-iseng menyalurkan hobi. Sama halnya kebanyakan dari kita yang ngeblog untuk menyalurkan hasrat menulis.

Seiring berjalannya waktu, ternyata dari blognya itu ia mampu memperoleh penghasilan sebanyak gaji bulanannya. Iapun mulai berpikir untuk keluar dari pekerjaan dan menekuni profesi sebagai fulltime blogger.

Sebuah pemikiran hebat. Tidak semua orang berani meninggalkan pekerjaan tetap dengan gaji rutin yang sudah pasti demi menjadi fulltime blogger, profesi yang sekilas pandang tidak begitu menjanjikan karena penghasilannya tidak jelas. Terlebih waktu itu blog dan blogging belum begitu populer di Malaysia. Namun Cheon Fong sudah bulat tekadnya.

Begitulah. 18 Agustus 2005 ia menyatakan keluar dari perusahaan tempatnya bekerja, kemudian memfokuskan diri menjadi fulltime blogger sejak 9 September 2005.

Sudah bisa ditebak kalau kemudian Cheon Fong menerima banyak pertanyaan dari keluarga besarnya. Karena tak satupun anggota keluarganya yang paham apa itu blog, blogging, ataupun blogger, Cheon Fong hanya menjelaskan kalau ia ingin bekerja di rumah dengan memanfaatkan internet.

Keluarganya mendukung keputusan tersebut meskipun tidak begitu mengerti apa maksud Cheon Fong. Lucunya, sampai saat inipun ibunya tidak mengerti apa yang dilakukan Cheon Fong sampai bisa menerima cek secara rutin setiap bulan. Hehehe, ada yang punya pengalaman serupa?

Jalan Cheon Fong tentu saja tak selalu mulus. Ia justru menerima banyak komentar negatif dari pembaca blognya saat menceritakan niat tersebut. Beberapa orang menertawakan bahasa Inggris-nya yang masih berantakan, sementara sebagian lagi memintanya untuk bersikap reaslistis karena blogger bukanlah sebuah profesi ataupun pekerjaan.

Cheon Fong tak terpengaruh. Ia menganggap komentar-komentar negatif itu sebagai angin lalu dan terus melangkah. Terbukti sekarang ia bisa hidup enak dengan penghasilan berlimpah sebagai fulltime blogger.

Kesuksesan Cheon Fong segera menginspirasi blogger-blogger Malaysia lain untuk mengikuti jejaknya. Meskipun diakuinya penghasilan dari blog masih belum begitu besar, namun Cheon Fong merasakan hidup sebagai fulltime blogger benar-benar menyenangkan.

Tidak hanya jam kerja yang fleksibel, ia juga jadi memiliki banyak waktu luang bersama keluarga dan kebebasan untuk bepergian ke mana saja kapanpun. Hal ini tentu tidak mungkin ia dapatkan kalau masih menjadi karyawan.

Jujur saja, setelah membaca kisah ini saya jadi sangat termotivasi untuk menjadi fulltime blogger. Sayangnya hal tersebut belum bisa saya wujudkan sekarang karena masih harus membagi konsentrasi dan waktu dengan kuliah. Mudah-mudahan setelah lulus tahun depan saya bisa mulai menekuni “karir” sebagai fulltime blogger. Amin.

Bagaimana dengan kalian?

UPDATE: Kini Liew Cheon Fong dikenal sebagai WordPress Consultant dan kerap dilibatkan sebagai pembicara dalam even-even WordPress, semisal WordCamp.

Beri tip untuk blog ini
About Eko Nurhuda (364 Articles)
A happy father of three. Blogging and making video for fun. Love food, book, music, and sometime football #YNWA

50 Comments on Mengenal Liew Cheon Fong, fulltime blogger pertama Malaysia

  1. mau juga dong jadi gitu.. Tapi nambah ilmu dikiiiit lagi ya… 😉

    Suka

  2. klo full time blogger pertama di Indonesia sopo yo?

    Suka

  3. he..he klo saya mah kerja kntoran buat status aja. buat meyakinkan camer 😀 mklm asalnya dr plosok, ga tau mslh internet marketing. yg pntng cr duit lwt internet jalan terusssss

    Suka

  4. Salut Mas….Gue ajah sekarang lagi bingung, mau terus jd karyawan apa mau usaha??Jadi bingung juga nih, kalo ada yang berani full blogger.

    Suka

  5. Kalo jadi full blogger, incomenya didapat dari mana ?

    Suka

  6. Kuliah habis banyak duit dan waktu, kok malah lulus langsung jadi blogger full time? Itu blog dibikin sampingan ajalah…

    Suka

  7. @ andyQ: Iya juga ya??? Tapi saya belum nyampe 5 digit koq, masih di kisaran 3 digit. :D@ indo-trans: Waduh, apaan tuh? Saya yg jurusan jurnalistik tentu saja tambah gak ngerti deh. :))@ OlimpiadeTOKI: SMA? Kan masalah?

    Suka

  8. kalo aku… mau donk :))btw, lewcf udah terkenal, udah setahun lalu gw kenal, tapi gw jg mau jadi fulltime, tapi gw masih SMA malah!ahahaha!

    Suka

  9. asyik juga ya jd full time blogger, harus mengerti bahasa programming gak seh?? spt html, css, javascript, dll. coz saya minder kl denger yg begituan, sy ni cm lulusan teknik mesin yg gak jelas mas,, he,, :))

    Suka

  10. full time atau gak kalau gaji dah gede dari ngeblog ga papa to mas? seperti mas eko kalao sambil kuliah tapi dari ngeblog dah 5 digit kan smaa aja.

    Suka

  11. @ tolong.in: Sama dong kita… :D@ poet/ya2: Amin…@ FS Queen: Itu dia makanya saya mau jadi blogger yg fulltime kalo udah lulus kuliah kelak. :D@ AgusRest: Sama-sama…@ Anonim: Duh, koq takut banget sih berbeda pendapat, pake anonim segala. Btw, saya justru heran kenapa orang2 kuliahan yang setelah lulus cuma sibuk melototin lowongan di koran dan berharap ada penerimaan CPNS. Menyedihkan banget! :((@ F; Apakah Mas Budi juga menggantungkan seluruh penghasilannya dari blog? Kalo iya berarti emang sama. :D@ Eddybiz: Tnetu bisa dong, Mas. Bahkan menyalip sekalipun tetap terbuka lebar kesempatannya. 😀 Semangat ya..@ IklanGede: Saynganya untuk menjadi blogger itu tidak butuh lamaran, so setiap orang berpeluang sama besar untuk sukses, kecuali dia berhenti berjuang. 😀

    Suka

  12. Kayaknya yang bisa untuk menjadi blogger sejati satu dari seribu orang yang melamar.he. . he. .

    Suka

  13. Baru 5 bulan belajar ngeblog …… bisa nggak ya ngejar si Fong ?dalam proses ….. full time .. ;))

    Suka

  14. Full Time Blogger pertama Malaysia? wah, kalau di indonesia seperti mas Budi Putra mungkin y?

    Suka

  15. nunggu selesai kuliah baru bisa jadi fulltime blogger?lha terus ngapain kuliah kl lulus hanya jadi blogger?

    Suka

  16. inspiratif bgt boss, thx infonya

    Suka

  17. enak ya klo bs jd fulltime blogger plus earningnya gede ;;) kagak usah ada bos, kagak ada yg perintah2, kapan ya ak kayak gitu… ~x(

    Suka

  18. waduh mas eko…sama2 kita mendo\’akan ya.moga tahun depan setelah kita lulus kul.kita akan……….dan selalu semangat!!!!!putra-jb.blogspot.com

    Suka

  19. aku juga mau dong, hiks :)]

    Suka

  20. @ Toga: Kapan? Kapan yah? Tanya Koes Plus dulu deh. :))@ Cosa: Kalo Mas Cosa gak akan berhenti berbagi kan?@ Paranormal: Sama dong.@ SuamiMalas: Turut berduka cita, Mas. Memang mayoritas orang itu lebih mementingkan \”kenyamanan\” finansial ketimbang \”keamanan\” finansial. Padahal kalo dipikir-pikir justru lebih enak dan lebig besar penghasilan dari blogging kan?@ Edi Susanto: Iya, Mas. Betul banget. Sayang ya…

    Suka

  21. yah memang jadi blogger itu belum dipandang jadi satu pekerjaan yang mumpuni…

    Suka

  22. saya dari full time blogger sekarang malah jadi part time blogger :DKarena emak saya terus mendesak saya untuk mencari \’pekerjaan\’. Hasilnya? Gaji saya kalah jauh sama penghasilan online. Tapi yah…selama masih bisa dijalani dua-duanya sekaligus merengkuh ridho orang tua, saya rasa saat ini itulah yg terbaik. 🙂

    Suka

  23. pingin bebas finansial dengan blog

    Suka

  24. aku dulu pertama kali belajar ttg adsense dari blognya liewcf. Sayang kemudian dia stop sharing ilmu karena banyak tekanan dari pihak2 yg iri ama dia, termasuk dari blogger2 yg *sok* idealis dan anti cari duit dari blog.

    Suka

  25. Kapan Sampeyan nyusul mas?

    Suka

  26. @ Badoer: Sabar, sabar… :))@ Sawa: Emang persiapannya apa aja ya?@ Ipung: Baru cukup berhasil, belum seberhasil Mas Ipung. Iya kan?@ Spydeeyk: Thanks doanya. :D@ Malapu: Lho, bukannya sekarang emang sudah sakti mandraguna?@ Thegands: Yup, itu juga boleh koq. Kan memang hidup ini pilihan. :)@ Gelandangan: Sama-sama, Mas. Dengan menulis cerita ini sebenarnya saya memotivasi diri sendiri juga. So, moga-moga bisa memberi manfaat deh.@ Manggis: Yang dimaksud fulltime blogger kan memang begitu, nyari duit dengan blog. So, ya jelas dong pake program monetisasi. Kan ada tuh saya ceritakan di atas. :D@ Albri: Waspada alias hati-hati itu memang perlu, tapi terlalu hati-hati terkadang juga tidak baik bagi perkembangan kita lho.@ Belajar Hipnotis: :D@ Reza: :))@ Theverno: Yup, memang harus bertahap koq.@ Abi Bakar: Betul, kalau mau berhasil kita memang mesti mau menghadapi resiko. NO ZERO RISK..!@ Nenad Mohamed: Kapan yah? Tanya sama Koes Plus ah. :))@ Mantan Kyai: Blognya boleh dibilang semprul, tapi sambilannya dari ngeblog itu gak bisa dibilang semprul tho? :D@ Yopan Prihandi: Tuh, kapan gilirannya mau jadi fulltime blogger?@ Tony: Ini nih contoh master rendah hati. Mas Tony juga sudah bisa dikategorikan sebagai fulltime blogger koq. Kan penghasilan terbesarnya dari blogging toh?@ Danu: Saya sebenarnya sudah eneg banget kuliah, tapi berhubung Bapak saya pengen banget saya punya gelar ya saya mesti kelarin kuliah deh. Padahal saya itu pendukung berat iklan rokok yang bilang \”Daripada gak dapet-dapet kerja mending gak dapet-dapet gelar\”. :D@ Paper: Beruntung deh kalo mendapat dukungan dari orang2 terdekat. Berarti sama dong dengan LcF yang saya ceritain di atas itu.@ Giredo: Setuju…!!!@ Denny: Setuju lagi..!!!@ Ika: Yupz…@ M4stono: Mana Mas? Langsung meluncur..!@ Hawee: Saya kalo pulang ke Jambi pasti mampir ke Palembang, tempat nenek dan paman di daerah Lebong Siareng dan Perumdam. Dari KM 5 masuk ke Jl. Sosial, teruuuuuuuuuuusssss sampe ketemu simpang 5. Di sekitar situ deh tempat nenek saya sekaligus tempat kelahiran saya. :))

    Suka

  27. aku bukan kagum sama LcF nya, tapi sama wawasan mas Eko bisa tau aja cerita sukses para blogger dunia 😀 .. kapan jalan2 ke Palembang ?

    Suka

  28. ada juga loh blogger malaysia yg cakep, ada tuh di blog ku

    Suka

  29. wah keren banget … sumber inspirasi buat blogger2 lain juga neh…

    Suka

  30. rata2 emang dicibir. karena yang mencibir sama sekali gak ngerti. jadinya cuma bisa mencibir doank.jadi harusnya kita bangga, karena kita lebih ngerti dari yang cuma bisa mencibir. hehehe

    Suka

  31. Tenang Saja Om Ecko….kalau kita mau fokus dan bertekad maka kita bisa untuk menggapainya om…tak masalah mau jadi full time blogger atau pengusaha om Ecko…yang penting hidup kita tenang dan banyak duit…

    Suka

  32. Ko semua orang (rata-rata) pada dicibir ya? Apa saya aja yang didukung keluarga dan pacar untuk jd full time blogger?

    Suka

  33. saya idem deh ama mas ecko, mo fokus kuliah dulu, gimana2nya ntar klo kuliah saya udah kelar aja 😀

    Suka

  34. pengen banget ikut jejak beliau tapi masih newbie gini belum siap 😀

    Suka

  35. Iya juga sih..setelah baca kisahnya saya jadi termotifasi juga nih…Saya sering baca juga kisah-kisah orang sukses dan mereka adalah orang-orang yang benar-benar fokus atau istilah mas Ecko fulltime gitu.Lantas kapan giliran saya nih…

    Suka

  36. saya parttime blogger oom… blog sempreul ala kadarnya 😀

    Suka

  37. satu lagi nih yang bisa bikin motivasi ngeblog kita jadi ter-upgrade :)..kapan nih yg punya blog ini ikutan jd full time blogger jg? lha wong encik Liew Cheon Fong jg berani kok sampe ninggalin kerjanya demi ngeblog?berani ngga nih yg punya blog ini ninggalin kuliahnya buat jadi full time blogger ? :D..Oh ya,Minal aidzin walfaidzin,Bro ;)..baru bisa OL lagi nih

    Suka

  38. Hebat euy berani ambil resiko namun resiko yg ia ambil membuahkan hasil memuaskan

    Suka

  39. bertahap menuju ke sana

    Suka

  40. nggak kenal nih :)) ;))

    Suka

  41. pingin sih jadi fulltime blogger cuma ilmunya belum cukup hii hii hii

    Suka

  42. Bagaimanapun tetap berbahaya kalau cuma fulltime blogger. Apalagi setelah banyak yang ikutan, persaingan akan semakin panas.Cheon Fong mungkin sukses tapi dari hasilnya ngeblog pasti sekarang juga buka usaha didunia nyata, punya toko ato apa. Buat jaga2 kalo dunia bloging hancur

    Suka

  43. Hmmm menarik yaa…Fulltime blogger doang…? Nggak khan…? Maksudnya sambil nyari duit ya mas ecko….? Misalnya jadi publisher iklan ato pasang iklan atau paid review gitu…?????

    Suka

  44. wahh sebuah cerita motifasi yang luar biasa mas ekosukses buat mas ekominal aidzin yah mas

    Suka

  45. gak dulu deh… pengen kerja dulu… hehehehe…. blogger sebagai sampingan aja…

    Suka

  46. jikalau ilmuku dah sakti mandraguna… kelak aku juga pegen jadi fulltime blogger

    Suka

  47. Semoga cita2 mas eko jadi full-time blogger tercapai.., amieen.. 🙂

    Suka

  48. Iya mas Ecko.. kalo masih terbagi konsentrasi memang agak susah, karena kuliah juga perlu perhatian yang cukup banyak. Tapi uda terbagi konsentrasinya aja mas Ecko uda cukup berhasil. Kalo dah lulus bakal makin sukses nih 🙂

    Suka

  49. Ya.. ya..Saya juga ikut ngedo-a-in om eko untuk jadi fuultime blogger dah. Moga cepet terlaksana. Eh.. gimanapun planning tuh perlu prepare lho? udah persiapan jadi fuultime blogger lum?

    Suka

  50. Wah kpan yaah bisa jdi full time blogger, skrg aja bru bkin blog.. Duuh daftar repiew koq ditolak terus, uda 4x nie..

    Suka

Beri komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: