Rasanya tak ada situs yang namanya begitu cepat mendunia seperti YouTube.

//go.padstm.com/?id=80509&t=iframe

Hanya dalam waktu 5 tahun saja situs ini menjadi pemimpin dalam layanan video sharing di internet. YouTube, sebagaimana disebut oleh David Lidsky dalam situs FastCompany.com, bahkan telah mengubah cara pandang orang terhadap internet dan media pada umumnya.

Nama domain youtube.com didaftarkan pertama kali pada tanggal 15 Februari 2005, kemudian tanggal 23 April di tahun yang sama video pertama di-upload sekaligus menandai beroperasinya YouTube versi beta (percobaan). Video berdurasi 19 detik itu berjudul “Me at the Zoo”, sebuah video yang menunjukkan Jawed Karim—salah satu pendiri YouTube—sedang berdiri di depan sekumpulan gajah di dalam kebun binatang San Diego, California.

November 2005, perusahaan investasi top di AS Sequoia Capital menanamkan modal awal sebesar 3,5 juta dolar ke YouTube. Sequoia Capital memang terkenal berani memodali perusahaan-perusahaan teknologi berbasis internet. Sebelum YouTube, perusahaan ini sempat ikut memodali Google bersama-sama dengan Kleiner Perkins Caufield & Byers, perusahaan permodalaan yang cukup terpandang di AS.

Keberanian Sequoia Capital mengucurkan dana awal sebesar 3,5 juta dolar—dan 8 juta dolar lagi di bulan April 2006—ke YouTube seolah menjadi pertanda kalau situs ini bakal menjadi besar, sama besarnya dengan situs-situs lain yang pernah dimodali perusahaan yang digawangi investor kakap Michael Moritz itu. Dan, kelak terbukti YouTube menjadi situs pilihan nomor satu untuk urusan berbagi video di internet.

Sebelum YouTube, sebenarnya sudah ada sejumlah situs yang melayani kebutuhan pengguna internet untuk berbagi video. Beberapa diantaranya adalah Metacafe dan MySpace. Metacafe mulai beroperasi sejak Juli 2002, sedangkan MySpace sejak tahun 2003. Dari luar AS ada DailyMotion yang berbasis di Paris, dan mulai beroperasi Maret 2005 atau 9 bulan sebelum YouTube diluncurkan secara resmi ke publik.

Hebatnya, YouTube secara brilian mampu melewati semua pendahulunya dan menduduki posisi pertama sendirian. MySpace lebih fokus pada aktivitas jejaring sosial dan menjadikan layanan video sharing hanya sekedar pelengkap saja. Metacafe kini berada di peringkat ketiga diantara situs-situs video sharing menurut comScore, sebuah perusahaan riset yang mencatat semua kegiatan di internet untuk kepentingan pengumpulan data seputar pemasaran online. Sedangkan DailyMotion malah hanya berada di peringkat 42 dalam daftar yang sama.

Ketika Google membeli YouTube dengan harga 1,65 milyar dolar dalam bentuk kepemilikan saham pada tanggal 9 Oktober 2006—harga yang dianggap tidak masuk akal oleh sebagian pengamat di AS, semakin jelaslah bukti yang menunjukkan betapa YouTube merupakan situs video sharing masa depan yang patut diperhitungkan.

Mengacu pada pertumbuhannya yang sangat luar biasa serta posisinya sebagai situs layanan video sharing terpopuler saat ini, saya menempatkan YouTube pada urutan kelima dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan tanggal lahirnya YouTube ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul YouTube, Layanan Video Sharing No. 1. Inilah ebook kelima dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook tersebut, silakan klik di sini (ukuran file 10.493 KB). Selamat membaca!

Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.